Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Norwegia vs Pantai Gading: Odegaard Sebut Rotasi Kontroversial Norwegia Bakal Jadi Senjata Pemukul

Redaksi Prokal • Selasa, 30 Juni 2026 | 18:31 WIB
Kapten timnas Norwegia Martin Odegaard (kanan). (Dok. Martin Odegaard)
Kapten timnas Norwegia Martin Odegaard (kanan). (Dok. Martin Odegaard)

DALLAS – Kapten tim nasional Norwegia, Martin Odegaard, menegaskan bahwa timnya siap memetik keuntungan besar dari strategi rotasi pemain yang diterapkan pelatih Stale Solbakken. Norwegia dijadwalkan bersua wakil Afrika, Pantai Gading, dalam laga hidup mati babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, pada Rabu (1/7) pukul 00.00 WIB.

Sebelumnya, keputusan Solbakken merombak skuad saat kalah dari Prancis di fase grup sempat menuai kritik publik. Namun, Odegaard pasang badan dan memastikan seluruh internal tim mendukung penuh kebijakan sang juru taktik.

Semua Pemain Merasakan Atmosfer Piala Dunia
Bagi Odegaard, rotasi tersebut bukan sebuah kerugian, melainkan berkah tersembunyi. Kebijakan tersebut membuat keharmonisan tim semakin terjaga karena hampir seluruh pemain kini sudah mencicipi menit bermain di panggung tertinggi sepak bola dunia.

"Senang rasanya bagi semua orang untuk bisa merasakannya (bermain di Piala Dunia). Kami menikmatinya. Bermain di pertandingan Piala Dunia untuk Norwegia bukanlah sesuatu yang bisa dialami semua orang," ujar Odegaard dalam sesi jumpa pers yang dikutip dari Aftenposten, Selasa (30/6).

Gelandang andalan Arsenal ini juga meminta publik untuk menyudahi perdebatan mengenai pemilihan starting eleven di laga sebelumnya.

"Saya merasa sudah banyak pembicaraan tentang hal itu, dan sekarang kita sudah selesai. Kita semua mendukung pilihan yang dibuat Stale."

Keuntungan utama yang diincar Norwegia dalam laga kontra Pantai Gading adalah keunggulan fisik. Dengan mengistirahatkan sejumlah pilar utama di laga terakhir fase grup, para pemain inti dipastikan tampil dengan kondisi baterai yang penuh.

"Tidak banyak lagi yang bisa dikatakan. Itu adalah pilihan yang bagus, saya harap kita bisa menunjukkannya dengan memperlihatkan bahwa kita memiliki stamina yang bagus," tambah kapten berusia 27 tahun tersebut.

Odegaard optimistis bahwa kebugaran ini akan menjadi pembeda di lapangan, terlebih laga fase gugur kerap menguras energi hingga babak tambahan waktu. Selain faktor fisik, dampak psikologis juga menjadi sorotan Odegaard. Kebijakan Solbakken dinilai sukses mengikis kecemburuan sosial antar-pemain di dalam skuad.

"Saya pikir ini bisa memberikan efek positif dalam banyak hal. Mereka yang telah beristirahat seharusnya memiliki energi, dan menyenangkan bahwa semua orang bisa merasakannya. Kami telah bersama untuk waktu yang lama, dan fakta bahwa semua orang telah berada di lapangan menurut saya sangat positif bagi tim," pungkasnya. Norwegia kini membidik kemenangan atas Pantai Gading demi menyusul tim-tim lain yang sudah mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (*)

Editor : Indra Zakaria
#norwegia #pantai gading