Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pertempuran Akbar di Toronto: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Jinakkan Mentalitas Baja Kroasia

Redaksi Prokal • Kamis, 2 Juli 2026 | 12:30 WIB
Cristiano Ronaldo memimpin Portugal menghadapi Kroasia
Cristiano Ronaldo memimpin Portugal menghadapi Kroasia

TORONTO — Duel bertabur bintang Eropa akan tersaji di BMO Field, Toronto, Kanada. Dua kekuatan besar sepak bola, Portugal dan Kroasia, bakal saling hantam dalam laga hidup-mati babak 32 besar Piala Dunia 2026. Laga ini menjadi panggung pembuktian bagi sang kapten, Cristiano Ronaldo, untuk memimpin armada Selecao das Quinas melangkah ke babak 16 besar, sekaligus meredam kebangkitan skuad Vatreni.

Portugal melangkah ke fase gugur dengan catatan yang belum sepenuhnya memuaskan para penggemar. Di bawah asuhan Roberto Martinez, mereka harus puas finis sebagai runner-up Grup K setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Kolombia di laga pamungkas. Meski sempat mengamuk dengan melumat Uzbekistan lima gol tanpa balas, lini depan Portugal dinilai masih kerap buntu saat menghadapi tim dengan pertahanan berlapis. Cristiano Ronaldo tetap akan menjadi tumpuan utama di ujung tombak, disokong oleh barisan gelandang kreatif mewah seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves, Bernardo Silva, hingga Joao Felix.

Laga ini sekaligus menjadi ujian bagi Portugal untuk memutus tren negatif di turnamen mayor. Pasalnya, dalam beberapa edisi terakhir, langkah mereka kerap terhenti prematur, termasuk saat tersingkir di perempat final Piala Dunia 2022 dan Euro 2024. Martinez beruntung karena seluruh pilar utamanya berada dalam kondisi bugar, sehingga ia bisa menurunkan komposisi terbaik untuk mendominasi permainan sejak menit awal.

Di kubu seberang, Kroasia kembali membuktikan mengapa mereka dijuluki sebagai tim spesialis turnamen besar. Sempat compang-camping di awal laga setelah dihajar Inggris 2-4, mentalitas baja anak asuh Zlatko Dalic langsung berbicara. Mereka bangkit secara heroik dengan menyapu bersih kemenangan atas Panama dan Ghana untuk mengamankan tiket ke babak gugur dengan kepercayaan diri yang melambung tinggi.

Meski tidak memiliki kedalaman skuad semewah Portugal, Kroasia punya kartu as berupa pengalaman dan organisasi permainan yang sangat rapi. Sang maestro tua, Luka Modric, akan kembali berduet dengan Mateo Kovacic di lini tengah untuk mendikte tempo pertandingan dan meredam agresivitas Portugal. Kembalinya Josko Gvardiol di sektor bek kiri setelah sempat diistirahatkan juga akan memperkokoh tembok pertahanan yang dikawal kiper tangguh Dominik Livakovic.

Catatan lima pertemuan terakhir kedua tim menunjukkan kekuatan yang sangat berimbang, di mana masing-masing mengantongi dua kemenangan dan satu hasil imbang. Portugal diprediksi akan mengambil inisiatif menyerang dan memegang kendali penguasaan bola. Namun, mereka wajib waspada tinggi karena Kroasia adalah tipe tim yang sangat nyaman bermain sabar, menunggu lawan melakukan kesalahan kecil, untuk kemudian menghukumnya lewat transisi kilat yang mematikan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#portugal #kroasia