LOS ANGELES — Skuad Tim Nasional Belgia diselimuti rasa percaya diri tinggi jelang laga hidup mati babak perempat final Piala Dunia 2026 kontra Spanyol. Duel raksasa Eropa ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, pada Sabtu (11/7) pukul 03.00 WITA. Modal berharga dikantongi oleh tim berjuluk De Rode Duivels tersebut setelah mereka sukses melumat salah satu tim tuan rumah, Amerika Serikat, dengan skor telak 4-1 pada babak 16 besar di Stadion Seattle pada Selasa lalu.
Bintang kemenangan Belgia, Charles De Ketelaere, menegaskan bahwa performa impresif timnya menjadi bahan bakar utama untuk menantang skuad La Furia Roja. "Ada begitu banyak hal positif yang bisa kami ambil dari pertandingan ini, baik sebagai tim maupun secara pribadi. Kami akan menghadapi Spanyol dengan penuh kepercayaan diri," ujar Charles De Ketelaere seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Pemain andalan klub Italia, Atalanta, tersebut tampil menggila dengan memborong dua gol. Gol perdananya di panggung Piala Dunia tercipta cepat pada menit kesembilan lewat sepakan akurat setelah memanfaatkan umpan silang matang dari Nicolas Raskin. Setelah laga sempat sengit, De Ketelaere kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-33 lewat sundulan tajam yang mengonversi umpan Leandro Trossard untuk membawa Belgia berbalik unggul 2-1.
Penyerang berusia 25 tahun itu tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah kini mengemas total delapan gol dan empat assist dari 34 penampilannya bersama timnas sejak debut pada November 2020 silam.
"Rasanya luar biasa bisa tampil seperti ini di fase gugur. Ini benar-benar spesial. Saya sangat senang kami lolos ke babak berikutnya. Ini jelas menjadi momen terbaik dalam karier saya sejauh ini," kata De Ketelaere emosional.
Kemenangan besar Belgia ini juga menjadi bukti kejelian taktik dari sang pelatih, Rudi Garcia. Keputusan beraninya membangkucadangkan striker senior Romelu Lukaku demi memainkan De Ketelaere sejak menit awal berbuah manis. Tidak hanya itu, perjudian Garcia memainkan Dodi Lukebakio dan Nicolas Raskin sebagai starter guna menggantikan peran Kevin De Bruyne serta Jeremy Doku juga terbukti sangat efektif di lapangan.
Kolektivitas dan kedalaman skuad inilah yang kini diwaspadai sekaligus dibanggakan oleh sang kapten tim, Youri Tielemans. Menurutnya, kesiapan seluruh pemain yang ada di bangku cadangan menjadi senjata rahasia Belgia untuk melangkah lebih jauh, meski ia sadar Spanyol bukanlah lawan yang mudah dijinakkan.
"Semua pemain yang dipilih pelatih menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Itu menunjukkan kualitas skuad kami. Kami ingin terus tampil bagus dan memenangkan pertandingan berikutnya, tetapi kami tahu Spanyol akan menjadi lawan yang sangat sulit," pungkas Youri Tielemans mengingatkan rekan-rekannya agar tidak jemawa. (*)
Editor : Indra Zakaria