Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Saat Dua 'Bestie' Saling Lupakan Status Sahabat di Foxborough: Duel Mbappe vs Hakimi di Perempat Final

Redaksi Prokal • Kamis, 9 Juli 2026 | 11:43 WIB
Kylian Mbappe dan Achraf Hakimi sudah bersahabat sejak di Paris Saint-Germain (PSG). (Dok. L
Kylian Mbappe dan Achraf Hakimi sudah bersahabat sejak di Paris Saint-Germain (PSG). (Dok. L'equipe)

 

FOXBOROUGH — Panggung perempat final Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium, Foxborough, dini hari nanti (10/7) pukul 03.00 WIB (Siaran langsung TVRI Nasional/TVRI Sport), tidak hanya mempertaruhkan tiket semifinal. Laga super sengit antara Prancis dan Maroko ini akan menjadi arena pembuktian profesionalisme bagi dua sahabat kental: Kylian Mbappe dan Achraf Hakimi.

Keduanya dikenal sebagai bestie tak terpisahkan saat masih bersama-sama membawa Paris Saint-Germain (PSG) mendominasi Eropa. Namun, musim panas ini takdir memisahkan mereka setelah Mbappe memilih hijrah ke Real Madrid. Dini hari nanti, untuk pertama kalinya sejak berpisah dari Camp des Loges, dua kapten ini harus saling tikam di lapangan hijau demi lambang di dada masing-masing.

Memori semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar merekam kehangatan saat Mbappe merangkul Hakimi pasca-laga dan bertukar jersei. Namun, kali ini ceritanya akan berbeda. Hakimi bahkan sudah melempar perang urat syaraf saat diejek oleh komedian Maroko, Mimo Lazrak, terkait kedekatannya dengan Mbappe.

”Dia (Mbappe) sudah bukan lagi sahabatku ketika di lapangan,” tegas Hakimi.

Maroko sendiri punya modal konfiden; tahun lalu di semifinal Piala Dunia Antarklub, Hakimi bersama PSG sukses melumat Real Madrid yang dibela Mbappe dengan skor telak 4-0. Menyadari bahwa Mbappe akan menjadi sasaran tembak lini pertahanan Maroko yang terkenal lugas, pelatih Prancis Didier Deschamps memutar otak. Belajar dari laga babak 16 besar melawan Paraguay yang berlangsung kasar, Deschamps dikabarkan menyiapkan strategi ekstrem: menunjuk pengawal khusus untuk sang kapten.

Dilansir dari Livefoot, dua pemain kekar, Ibrahima Konate dan Jean-Philippe Mateta, dipersiapkan Deschamps untuk masuk di babak kedua. Tugas mereka spesifik, menjadi benteng pelindung bagi si 'Donatello' dari potensi cedera akibat frustrasinya pemain lawan selepas turun minum.

Meski begitu, Mateta buru-buru meluruskan bahwa tugas menjaga Mbappe adalah tanggung jawab kolektif. ”Semua pemain di lapangan melindungi kapten kami. Jadi, tidak hanya kami berdua,” ucap striker Les Bleus tersebut kepada media.

Di luar drama Mbappe vs Hakimi, laga ini juga memanggungkan duel adu kreativitas tingkat tinggi di lini tengah antara Michael Olise (Prancis) dan Brahim Diaz (Maroko). Menariknya, kedua kreator serangan ini merupakan sama-sama jebolan akademi sepak bola Manchester City. Saat ini, Olise memimpin daftar kandidat playmaker terbaik Piala Dunia 2026 dengan koleksi 5 assist, hanya butuh satu lagi untuk menyamai rekor legendaris Pele pada Piala Dunia 1970. "Olise selalu ingin jadi pembeda laga," puji legenda Prancis, Patrick Vieira.

Namun, Brahim Diaz menguntit ketat di belakangnya dengan 4 assist. Torehan tersebut bahkan sudah mengukir sejarah baru, menjadikan Brahim sebagai pemain Afrika pertama yang mampu mencetak empat umpan gol dalam satu edisi Piala Dunia. Siapa alumni Etihad Stadium yang bakal mengirim negaranya ke semifinal? Jawabannya akan tersaji di Gillette Stadium dini hari nanti.(*)

Editor : Indra Zakaria
#piala dunia 2026