ARLINGTON — Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, secara terbuka mengakui bahwa anak-asuhnya tampil tidak seperti biasanya saat ditundukkan Spanyol 0-2 pada laga semifinal Piala Dunia 2026. Deschamps menyebut kekalahan menyakitkan di Stadion AT&T, Arlington, tersebut sepenuhnya merupakan konsekuensi logis dari performa Les Bleus yang berada di bawah standar elite mereka.
Kegagalan ini sekaligus mengubur ambisi besar Kylian Mbappé dan kawan-kawan untuk mencetak sejarah lolos ke final Piala Dunia dalam tiga edisi berturut-turut, setelah sebelumnya sukses menjadi juara pada 2018 dan menempati posisi runner-up pada edisi 2022 di Qatar.
Deschamps mengungkapkan bahwa ada beberapa aspek mendasar yang hilang dari permainan Prancis sepanjang laga semifinal tersebut. Lini serang Prancis yang biasanya sangat ditakuti justru tampil tumpul dan tidak mampu memberikan ancaman berarti bagi pertahanan kokoh Spanyol. Menurutnya, kesalahan-kesalahan elementer dalam aliran bola menjadi penyebab utama kegagalan mereka membangun momentum serangan.
Kenyataan pahit ini harus diterima karena di level tertinggi sepak bola dunia, kesalahan sekecil apa pun akan dibayar mahal. Spanyol berhasil memanfaatkan celah tersebut dengan sangat baik lewat gol penalti Mikel Oyarzabal serta sontekan akurat dari bek sayap Pedro Porro yang memastikan langkah La Roja ke partai puncak.
Meski terpukul dengan hasil minor ini, Deschamps mengakui Spanyol memang tampil lebih dominan dan mampu mengendalikan penuh jalannya pertandingan sejak menit awal. Ia menyebut laga ini menjadi pelajaran berharga bagi skuadnya yang dihuni banyak pemain dengan ambisi besar namun harus tunduk oleh efektivitas permainan lawan.
Kini, Prancis harus segera melupakan kesedihan mereka dan bersiap menatap laga hiburan. Les Bleus masih menyisakan satu pertandingan terakhir untuk memperebutkan tempat ketiga terbaik dunia di Stadion Hard Rock, Miami, akhir pekan ini, di mana mereka akan menanti tim yang kalah dari duel semifinal lainnya antara Inggris dan Argentina.(*)
Editor : Indra Zakaria