Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Blunder Taktik Parkir Bus: Wayne Rooney Kecam Thomas Tuchel Usai Inggris Disingkirkan Argentina

Redaksi Prokal • Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:43 WIB
Thomas Tuchel (kiri) dan Harry Kane.
Thomas Tuchel (kiri) dan Harry Kane.

ATLANTA — Gelombang kekecewaan luar biasa masih menyelimuti publik sepak bola Inggris pasca-kandasnya mimpi mereka di semifinal Piala Dunia 2026. Kritik paling pedas kini dialamatkan langsung kepada sang juru taktik, Thomas Tuchel. Legenda hidup The Three Lions, Wayne Rooney, secara terbuka menyebut keputusan taktis pelatih asal Jerman itu sebagai biang kerok kegagalan tim.

Inggris sebenarnya sempat berada di atas angin dan membuka asa besar setelah berhasil mencuri keunggulan terlebih dahulu. Namun, petaka datang ketika Argentina mampu membalikkan keadaan secara dramatis untuk menyudahi laga dengan skor 2-1, sekaligus merebut tiket ke partai puncak.

Rooney menilai Inggris kehilangan kendali permainan justru setelah berhasil unggul. Keputusan Tuchel untuk mengubah strategi di tengah laga dituding menjadi karpet merah bagi Albiceleste untuk mendominasi total jalannya pertandingan.

"Kita harus jujur. Keputusan Thomas Tuchel telah membuat Inggris membayar mahal," kecam Rooney saat memberikan komentar menohoknya kepada BBC.

Mantan penyerang legendaris Manchester United itu menegaskan bahwa dengan materi pemain yang ada, Inggris seharusnya tetap mempertahankan gaya bermain menyerang dan memegang inisiatif laga. Sebaliknya, keputusan ekstrem untuk bertahan terlalu dalam membuat lini pertahanan Inggris terus-menerus digempur tanpa henti.

Bagi Rooney, taktik memasukkan sejumlah pemain defensif dan menumpuk hingga lima sampai enam pemain di area pertahanan adalah sebuah kesalahan fatal, terutama ketika menghadapi tim yang memiliki sosok genius seperti Lionel Messi.

"Memberikan ruang bagi pemain seperti Messi untuk memegang kendali dan membangun serangan secara leluasa adalah tindakan yang sangat berbahaya," cetus mantan kapten Timnas Inggris tersebut.

Rooney juga tidak bisa menyembunyikan rasa iba dan kecewanya terhadap para suporter setia Inggris yang sudah merogoh kocek sangat dalam untuk terbang ke Atlanta. Menurutnya, pengorbanan besar para fans layak dibayar dengan penampilan yang jauh lebih berani di atas lapangan.

Di kubu seberang, Thomas Tuchel langsung pasang badan dan menegaskan tidak menyesali satu pun keputusan yang ia buat di pinggir lapangan. Mantan pelatih Chelsea itu bersikeras bahwa anak asuhnya sebenarnya sudah tampil sangat luar biasa dan hampir saja mengunci tiket final.

Menurut Tuchel, penurunan performa anak asuhnya murni karena kehilangan ritme permainan setelah mencetak gol, bukan karena instruksi taktiknya. Skuad Inggris dinilai gagal menjaga penguasaan bola sehingga membiarkan Argentina membombardir pertahanan mereka lewat skema umpan silang dan tembakan dari berbagai sudut.(*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
piala dunia 2026