Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

FIFA Tunjuk Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Ini Rekam Jejaknya...

Redaksi Prokal • Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:30 WIB
Slavko Vincic
Slavko Vincic

NEW JERSEY — Otoritas tertinggi sepak bola dunia, FIFA, secara resmi telah menunjuk pengadil lapangan yang akan memimpin laga akbar antara Spanyol dan Argentina di final Piala Dunia 2026. Wasit berpengalaman asal Slovenia, Slavko Vincic, dipercaya untuk memegang kendali penuh dalam laga pamungkas tersebut.

Duel perebutan trofi emas ini dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (20/7) dini hari WIB. Laga ini disebut-sebut sebagai final ideal yang mempertemukan dua kekuatan sepak bola terbaik dari benua Eropa dan Amerika Selatan saat ini. Pasalnya, Spanyol datang dengan status juara bertahan Euro 2024, sementara Argentina merupakan penguasa takhta Copa America 2024.

Mengingat tensi tinggi dan gengsi besar di partai puncak, sorotan tajam dipastikan akan langsung tertuju pada performa perangkat pertandingan sejak peluit pertama dibunyikan. Guna memastikan laga berjalan adil, Slavko Vincic tidak akan bekerja sendiri. Ia bakal dibantu oleh dua rekan senegaranya, Tomaz Klancnik dan Andraz Kovacic, yang bertugas sebagai asisten wasit.

Selain trio asal Slovenia tersebut, FIFA juga menetapkan dua pengadil lapangan asal Yordania untuk melengkapi perangkat pertandingan. Adham Makhadmeh ditunjuk sebagai wasit ofisial keempat, sedangkan Mohammad Alkalaf akan bertindak sebagai wasit cadangan. Seluruh perangkat pertandingan ini diharapkan mampu menjalankan tugas mereka secara objektif dan bersih demi menjaga kualitas laga puncak.

REKAM JEJAK

Slavko Vinčić, wasit asal Slovenia berusia 46 tahun (kelahiran 25 November 1979), bukanlah nama baru di panggung tertinggi sepak bola dunia. Sebelum ditunjuk FIFA untuk memimpin laga sakral Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, Vinčić telah membangun reputasi sebagai salah satu pengadil lapangan paling tepercaya di bawah naungan UEFA dan FIFA.

Wasit Langganan Final Kompetisi Akbar

Penunjukan Vinčić di Final Piala Dunia 2026 melengkapi portofolio menterengnya dalam memimpin partai-partai puncak turnamen paling bergengsi. Misalnya Final Liga Champions UEFA 2023/2024: Vinčić dipercaya memimpin laga final antara Real Madrid vs Borussia Dortmund di Stadion Wembley. Kepemimpinannya dinilai sukses dan minim kontroversi.

Final Liga Eropa UEFA 2021/2022: Ia menjadi pengadil utama dalam laga final yang mempertemukan Eintracht Frankfurt vs Rangers.

Euro 2024: Ia menjadi salah satu wasit utama yang memimpin laga-laga krusial sepanjang turnamen di Jerman, termasuk laga semifinal yang mempertemukan Spanyol kontra Prancis.

Karakteristik dan Gaya Kepemimpinan

Di atas lapangan, Vinčić dikenal sebagai wasit yang tegas, tenang, dan memiliki komunikasi yang baik dengan pemain. Ia bukan tipe wasit yang gemar mengobral kartu di menit-menit awal, melainkan lebih mengutamakan pendekatan persuasif untuk menjaga tensi pertandingan tetap kondusif.

Meskipun begitu, ia tidak segan mengambil keputusan berani dalam laga-laga besar. Kemampuannya menjaga konsentrasi dalam tekanan mental yang tinggi menjadikannya pilihan utama FIFA untuk laga bertensi tinggi seperti duel klasik Eropa vs Amerika Selatan di New York.

PERJALANAN DUA TIM

Perjalanan kedua finalis menuju New Jersey sendiri terbilang sangat impresif. La Furia Roja sukses menyegel tiket final setelah menumbangkan raksasa Eropa, Prancis, dengan skor meyakinkan 2-0. Di kubu seberang, Albiceleste melaju ke laga puncak setelah melewati pertarungan dramatis yang berakhir dengan kemenangan 2-1 atas Inggris.

Pertemuan ini sekaligus mengukir sejarah baru dalam jagat sepak bola dunia. Untuk pertama kalinya, partai final Piala Dunia mempertemukan juara bertahan Euro dan juara bertahan Copa America secara langsung di atas lapangan.

Jika melihat rekam jejak sejarah, Spanyol tengah membidik trofi Piala Dunia kedua mereka setelah sebelumnya sukses menjadi jawara pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Sementara itu, Argentina yang berstatus sebagai juara bertahan, berambisi menambah koleksi trofi mereka menjadi empat buah setelah sebelumnya sukses bertakhta pada edisi 1978, 1986, dan 2022. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
piala dunia 2026