Misi Penyelamatan Gli Azzurri: Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, Ditargetkan Lolos Piala Dunia

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 10:15 WIB
Roberto Mancini
Roberto Mancini

ROMA — Roberto Mancini resmi ditunjuk kembali menjadi pelatih kepala Tim Nasional Italia untuk periode kedua. Mantan juru taktik Inter Milan dan Manchester City tersebut mengemban tugas berat untuk membangkitkan Gli Azzurri yang telah absen di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.

Penunjukan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, dalam sesi jumpa pers.

"Hari ini kita memiliki pelatih baru dan direktur teknik baru. Saya merasa sosok yang harus menjadi pelatih kepala timnas Italia adalah Roberto Mancini, berdasarkan seluruh pertimbangan yang, seperti biasa, secara jujur saya ambil tanggung jawabnya," ujar Malago kepada wartawan.

Seiring pengumuman tersebut, posisi Direktur Teknik kini resmi dijabat oleh pelatih veteran Claudio Ranieri. Ranieri menggantikan Roberto Maldini yang mengundurkan diri akibat perbedaan pandangan terkait penunjukan pelatih kepala.

Mancini mengisi posisi yang ditinggalkan Gennaro Gattuso setelah Italia dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia usai kalah dari Bosnia dan Herzegovina di laga penentu play-off. Mancini menyisihkan nama lain seperti Antonio Conte, sementara Andrea Pirlo sebelumnya telah mengundurkan diri dari bursa calon pelatih.

Meskipun sukses membawa Italia menjuarai EURO 2020 dan mengukir rekor 37 laga tak terkalahkan pada periode pertamanya (2018–2023), penunjukan Mancini kali ini diwarnai dinamika dan perdebatan. Keputusannya mundur secara mendadak pada musim panas 2023 untuk melatih Arab Saudi sempat memicu sorotan tajam dari sejumlah pejabat FIGC.

Setelah mengakhiri kerja samanya di Arab Saudi dan sempat menangani klub Qatar Al-Sadd, Mancini kini kembali ke bangku kepelatihan Italia. Tugas utamanya adalah mengembalikan kejayaan sang pemilik empat gelar juara dunia yang belum pernah lagi menginjakkan kaki di putaran final Piala Dunia sejak 2014. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
roberto mancini