Pesta Gol 9-2 Lawan Bangladesh! Indonesia Segel Tiket Final ASEAN Cup 2026, Malaysia Gigit Jari

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 07:34 WIB
Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai berhasil mengalahkan Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Rayhan Putra Prihambudi/ JawaPos.com)
Selebrasi pemain Timnas Indonesia usai berhasil mengalahkan Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Rayhan Putra Prihambudi/ JawaPos.com)

JAKARTA – Tim nasional Indonesia mengamankan tiket ke partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 secara spektakuler. Menjamu Bangladesh pada laga pamungkas Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (1/10) malam WIB, skuad Garuda pesta gol dengan skor akhir 9-2.

Kemenangan telak ini memastikan Indonesia keluar sebagai juara Grup A mengemas tujuh poin—jumlah yang sama dengan Malaysia. Namun, anak asuh John Herdman berhak menempati posisi puncak berkat keunggulan selisih gol. Hasil ini menjadi pil pahit bagi Malaysia; meski menang 6-0 atas Singapura pada laga lainnya, tim berjuluk Harimau Malaya tersebut harus puas finis di posisi runner-up.

Di partai final yang dijadwalkan berlangsung Senin (5/10) mendatang, Timnas Indonesia akan menantang jawara Grup B, Thailand.

Tampil sangat agresif demi mengincar margin gol besar, Indonesia langsung mengambil kendali permainan. Keran gol dibuka pada menit ke-11 melalui aksi Mitchell Baker yang memanfaatkan umpan silang Ole Romeny. Sembilan menit berselang, striker berpostur jangkung tersebut mencetak gol keduanya untuk menggandakan keunggulan.

Tekanan tanpa henti membuat lini belakang Bangladesh lengah. Pada menit ke-32, Rizky Ridho menambah pundi-pundi gol Indonesia memanfaatkan kesalahan antisipasi pertahanan lawan.

Bangladesh sempat menipiskan jarak di menit ke-36 lewat tandukan Mohammed Shahriar Emon. Namun, merespons hanya dalam hitungan detik, Mitchell Baker melengkapi catatan hattrick-nya pada menit ke-37 guna mengubah skor menjadi 4-1.

Ketajaman penyerang berusia 19 tahun itu belum padam. Memasuki menit ke-42, Baker mencetak gol keempatnya malam itu seusai mengonversi umpan Justin Hubner. Menjelang turun minum, giliran Justin Hubner yang mencatatkan namanya di papan skor lewat tandukan keras pada masa injury time. Indonesia mengakhiri babak pertama dengan keunggulan telak 6-1.

Memasuki babak kedua, ritme pertandingan tetap dijaga oleh skuad Garuda. Guna menambah daya gempur, pelatih John Herdman memasukkan Luke Vickery menggantikan Rizky Ridho di menit ke-60.

Peluang emas sempat didapat Elkan Baggott pada menit ke-75 melalui sundulan jarak dekat, tetapi ditepis kiper Bangladesh. Memasuki menit ke-83, gol Ole Romeny dianulir wasit akibat jebakan offside.

Laga memasuki klimaks yang dramatis di penghujung babak kedua. Luke Vickery berhasil mencetak gol ketujuh Indonesia pada menit ke-90, tetapi Bangladesh langsung membalas lewat Farhaan Ali yang mengubah kedudukan menjadi 7-2. Skor tersebut sempat menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen di bawah Malaysia.

Namun, semangat juang Garuda berbicara pada masa krusial. Dalam tempo dua menit tersisa, Kevin Diks dan Mitchell Baker secara berturut-turut mencetak gol tambahan. Gol kelima Baker malam itu mengunci kemenangan 9-2 untuk Timnas Indonesia sekaligus memastikan takhta Grup A melayang ke tangan skuad Garuda. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
malaysia timnas indonesia