LOS ANGELES– Billie Eilish marah kepada majalah Nylon Germany. Sebab, wajahnya menjadi cover edisi terbaru majalah itu tanpa izin. Majalah tersebut berkolaborasi dengan Marcel C. Wilkens, seniman asal Jerman, untuk membuat avatar digital Eilish. Pemilik single Bad Guy itu ditampilkan gundul plontos dengan kulit pink metalik. Avatar yang hanya menampilkan area kepala sampai pundak itu tidak memakai baju.
Eilish mengungkapkan kemarahannya lewat komentar di Instagram majalah Nylon Germany yang kemudian sudah dihapus. Dia mengaku tak pernah sekali pun dihubungi tim Nylon soal cover tersebut. ’’Ini bahkan bukan foto asliku. Tentu saja aku tidak terlibat dalam proses kreatifnya,’’ tulisnya.
Hal yang paling membuat Eilish murka adalah sosoknya yang digambarkan tanpa busana. ’’Kalian menggambarkanku tanpa baju atasan?? Di usia 17 tahun? Dan menjadikannya cover???? Bahkan kalau gambar itu terlihat seperti versi robot dari diriku, aku tidak mengizinkannya,’’ ungkapnya. Eilish juga menulis bahwa dirinya tidak suka digambarkan tak berambut.
Majalah tersebut kemudian memberikan klarifikasi bahwa cover itu sama sekali tidak bermaksud menghina Eilish. Meski begitu, Nylon Germany memilih menghargai perasaan Eilish dan fansnya dengan menghapus cover Eilish. ’’Niat kami hanya menghormati dampak Billie dan karyanya dengan menciptakan avatar ini, yang merupakan bagian dari seri sampul yang menyoroti kekuatan seniman ajaib digital,’’ sebut Nylon.
Sementara itu, fans Eilish masih terus ’meneror’ kolom komentar di Instagram Nylon Germany. Perwakilan Nylon America akhirnya ikut buka suara. ’’Nylon America adalah perusahaan yang berbeda dengan Nylon Germany, dan kami sangat tidak setuju dengan keputusan mereka dalam menampilkan gambar Billie Eilish tanpa izinnya,’’ cuitnya di Twitter.
Mereka juga meminta maaf kepada Eilish dan fansnya. ’’Kami mencintai Billie dan apa pun yang diperjuangkannya. Pesannya untuk perempuan muda sangat penting dan kami akan terus membantu menyebarkannya dengan layak,’’ tutupnya. Bukan hanya Eilish yang digambarkan dalam avatar versi robot pada majalah itu. Ada juga bintang media sosial kembar, Lisa dan Lena. (People/Variety/adn/c18/nda)
Editor : izak-Indra Zakaria