Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bisnis Bunga, Berani Berubah Ikuti Tren

izak-Indra Zakaria • 2023-12-11 09:37:50
-
-

BISNIS bunga di Samarinda mulai berkembang dari tahun ke tahun, ditandai dengan makin maraknya bisnis bunga yang beragam, mulai bunga segar, kering, lukis, snack, uang, dan macam-macam. Tak terkecuali bisnis bunga yang dibangun Elinda Denita Zhara yang karib disapa Elin. Bisnis bunga yang dia bangun sejak 2017 itu dia beri nama Fleurastic.

“Awalnya cuma buat bunga dari kain flannel, makin ke sini aku kembangkan mengikuti tren-tren terbaru,” jelas Elin. Awalnya Elin masih menjaga idealismenya untuk tetap membuat bunga dengan konsep bunga dari flannel. Namun sejauh ini melihat kebutuhan pasar dan persaingan yang makin banyak, Elin merasa perlu membuat perubahan dan mengikuti konsep yang sedang tren di Samarinda.

“Akhirnya aku ikuti arus perkembangan yang ada dengan menambah gaya-gaya yang baru seperti bucket balloon, uang, dried flower, dan akhirnya aku ketemu konsep yang aku suka yaitu konsep bunga dengan warna-warna vibrant color dan vivid color. Selain itu, aku mulai merambah flower painting,” kata Elin.

Konsep bunga yang digagas Elin bisa dibilang sangat jarang ditemukan di Samarinda. Bunganya lebih colorful. Elin berani menambahkan bunga-bunga yang berwarna terang dan cerah bahkan dia sering kali berkreasi dengan menambahkan cat pada bunganya yang semakin membuat unik rangkaiannya.

Menurutnya mengikuti perkembangan tren dan mengesampingkan idealismenya tidak buruk baginya. Ilmunya semakin bertambah karena belajar hal-hal baru. Selain itu, karya-karyanya berkembang, beragam, dan variatif. “Pokoknya kalau mau cuan, jangan idealis,” ungkapnya sembari tertawa kemudian.

Sejauh ini bisnisnya naik dengan signifikan dari waktu ke waktu. Sebelumnya, Elin pernah bekerja di beberapa tempat sebagai marketing dan announcer di salah satu stasiun TV di Samarinda. Namun, hasil dari berjualan bunga jauh lebih menghasilkan ketimbang bekerja dengan orang lain.

Berkat keteguhannya, saat ini Elin sudah mempunyai studio bunga sendiri, yang saat ini juga berlokasi di tempat yang sama dengan usaha suaminya di Rumalapan, yang berlokasi di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo.

Jiwa kreativitas Elin terus-menerus diasahnya, dengan menghadirkan karya-karya baru, salah satunya dia membuka bisnis dekorasi untuk berbagai acara. Pun di pesta pernikahannya Elin bahkan mendekorasi acaranya sendiri. “Ada juga bloombox ballon, hampers, akrilik greeting board, seserahan akrilik, gift box, yang harganya bervariasi mulai Rp 35 ribu sampai Rp 1 jutaan,” beber Elin.

Tidak hanya berjualan, Elin kerap menghadirkan kelas-kelas kreatif melalui event organizer di Rumalapan yaitu Something in The Backyard. “Menyambut ulang tahun Rumalapan di akhir tahun ini, aku membuka workshop painting flower,” tutupnya. (ndu/k8)

NASYA RAHAYA

@nasyarahaya

Editor : izak-Indra Zakaria