PROKAL.CO- Ibu Kota Nusantara (IKN) kini menjelma menjadi magnet baru yang sukses menyedot perhatian luar biasa dari masyarakat luas. Antusiasme publik yang ingin melihat langsung progres pembangunan pusat pemerintahan baru ini terbukti melonjak tajam pada momen Idulfitri 2026, di mana jumlah pengunjung kawasan Nusantara dilaporkan menembus angka lebih dari 352 ribu orang. Angka kunjungan yang fantastis ini melampaui catatan rekor pada periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya, yang kala itu mencatatkan kunjungan hampir 300 ribu orang.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengungkapkan bahwa tingginya arus kedatangan masyarakat ini membawa dampak domino yang sangat positif bagi kawasan sekitar. Geliat ekonomi lokal kini mulai tumbuh subur seiring dengan berjalannya pembangunan infrastruktur utama. Otorita IKN pun secara sadar memberikan ruang yang sangat besar bagi para pelaku UMKM lokal untuk menggelar lapak dan mengembangkan bisnis mereka di tengah keramaian pelancong. "Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun kehidupan sosial dan budaya masyarakat sekitar," ujar Troy.
Di tengah masifnya kunjungan manusia dan pembangunan gedung-gedung pemerintahan, Otorita IKN memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan tidak akan dikorbankan. Troy menjelaskan bahwa konsep kota hijau ramah lingkungan tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa diganggu gugat. Dari total luas lahan yang ada, pemerintah membatasi pemanfaatan area di mana hanya sekitar 20 persen saja yang dialokasikan untuk bangunan fisik, sementara sisa 80 persen lahan lainnya akan dipertahankan sepenuhnya sebagai kawasan hijau dan hutan lindung.
Langkah ini diambil demi menjaga keseimbangan ekologi Nusantara agar tetap asri sekaligus nyaman untuk dikunjungi maupun ditinggali di masa depan. Otorita IKN juga memastikan bahwa pihaknya akan selalu membuka diri terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers dan masyarakat umum untuk bersama-sama mengawal jalannya pembangunan megah ini. "Tidak ada kata stop atau mangkrak. IKN tetap dibangun dan dituntaskan," tegas Troy mengakhiri penjelasannya. (*)
Editor : Indra Zakaria