Kebakaran Hutan di Bukit Soeharto Tembus 458 Hektare, Presiden Instruksikan Api Dihadang Masuk IKN

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 06:00 WIB
Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Bukit Soeharto di sekitar IKN. Luas area terdampak mencapai 458 hektare. (KALTIM POST.)
Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Bukit Soeharto di sekitar IKN. Luas area terdampak mencapai 458 hektare. (KALTIM POST.)

 
JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat melanda kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto di Kalimantan Timur. Area terdampak di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut dilaporkan telah mencapai 458 hektare, sehingga memicu perhatian serius dari pemerintah pusat.

Situasi darurat ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, dalam rapat laporan penanganan karhutla bersama Presiden Prabowo Subianto di Jakarta. Suharyanto menegaskan bahwa kendati wilayah IKN awalnya tidak masuk dalam pemetaan provinsi prioritas rawan karhutla, ancaman di Bukit Soeharto kini menjadi fokus utama operasi penanggulangan bencana.

Guna menjinakkan kobaran api yang terus meluas, BNPB telah menerjunkan tim gabungan untuk operasi pemadaman darat. Langkah ini turut didukung oleh pengerahan helikopter water bombing guna menjangkau titik-titik api di medan sulit yang tak tersentuh oleh personel darat.

Ancaman karhutla yang kian dekat ke pusat pemerintahan baru ini mendapat atensi ketat dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam pengarahannya, Presiden meminta seluruh pihak bekerja ekstra keras agar kobaran api tidak sampai melintas dan merembet ke zona inti IKN. Presiden menekankan pentingnya langkah antisipasi berlapis serta menginstruksikan pengerahan seluruh aset tambahan yang dibutuhkan untuk mempercepat pemadaman.

Bahkan sebagai opsi dukungan darurat, pemerintah membuka peluang untuk memanfaat pasokan bantuan armada pendukung, termasuk kapal bantuan dari Jepang yang dapat diarahkan menuju kawasan terdekat guna membantu pasokan air. BNPB bersama satgas gabungan hingga kini terus bersiap di lapangan untuk mengendalikan situasi agar krisis kebakaran hutan ini tidak mengancam kawasan strategis nasional tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
IKN