Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Balita Selamat Setelah 60 Jam Tertimbun Tanah Longsor di Filipina 

Faroq Zamzami • 2024-02-10 08:52:46

HARAPAN: Tim pencari mengevakuasi balita yang selamat dari reruntuhan.
HARAPAN: Tim pencari mengevakuasi balita yang selamat dari reruntuhan.

 Anak perempuan berusia 3 tahun  menangis ketika digendong oleh tim penyelamat. 

 

MANILA –Seorang balita berhasil dievakuasi setelah terjebak selama hampir 60 jam di balik reruntuhan akibat tanah longsor yang melanda Masara, Provinsi Davao de Oro, Mindanao, Filipina pada Selasa (6/2) malam. 

 

Hingga kemarin (9/2) dilaporkan 15 orang tewas, 31 luka dan lebih dari 100 orang masih dinyatakan hilang. ’’Ini sebuah keajaiban,’’ ujar Edward Macapili, pejabat badan bencana provinsi Davao de Oro seperti dikutip Agence France-Presse. 

 

Dia mengungkapkan bahwa sejatinya para penyelamat sudah yakin bahwa semua orang yang hilang telah meninggal. Namun ditemukannya balita tersebut membuncahkan harapan baru. Tim penyelamat menemukannya saat menggali dengan tangan kosong dan sekop. Gadis kecil itu ditemukan berlumuran lumpur, tapi tidak ada luka berarti di tubuhnya.

 

 

’’Ketahanan seorang anak biasanya lebih rendah dibandingkan orang dewasa, namun anak tersebut selamat,’’ terang Macapili. 

Begitu ditemukan, dia langsung dibawa ke ambulans yang sudah siap siaga di lokasi. Ayah gadis tersebut sempat melihat anaknya sebelum dibawa ke fasilitas medis di Mawab. Meski tak ada luka, tapi berada di balik reruntuhan berlumpur tanpa makanan selama berhari-hari membuat kondisinya lemah. 

Meskipun tim penyelamat menggunakan peralatan berat untuk memindahkan tanah di beberapa tempat, mereka tetap harus mengandalkan tangan kosong dan sekop di area yang mereka yakini terdapat mayat. Anjing pelacak juga dikerahkan untuk mendeteksi orang-orang yang terkubur.

 

Tanah longsor di Masara telah menghancurkan apapun. Mulai dari rumah-rumah, menelan tiga bus serta sebuah jeepney, kendaraan umum khas Filipina yang menunggu untuk menjemput pekerja dari tambang emas. Para pencari berpacu dengan waktu dan cuaca untuk menemukan korban hilang yang masih hidup di balik lumpur tebal. Namun prosesnya tidak mudah. Kemarin, hujan turun di daerah tersebut sehingga membuat proses pencarian kian sulit. (sha/bay/jpg/far)

 

 

Editor : Faroq Zamzami
#selamat #longsor #filipina