Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tragedi Minnesota: Gugatan Gubernur Walz dan Kematian Warga Sipil Paksa Gedung Putih Tarik Pasukan Federal

Redaksi Prokal • 2026-02-13 13:45:00
Petugas ICE (US Immigration and Costums Enforcement) yang melakukan penangkapan kepada pendatang./
Petugas ICE (US Immigration and Costums Enforcement) yang melakukan penangkapan kepada pendatang./

MINNEAPOLIS – Pemerintahan Presiden Donald Trump akhirnya resmi menghentikan "Operation Metro Surge", sebuah operasi imigrasi besar-besaran di Minnesota yang telah memicu gelombang protes dan kontroversi nasional. Penghentian ini dilakukan setelah operasi tersebut memakan korban jiwa warga sipil serta menghadapi perlawanan hukum yang sengit dari pejabat pemerintah daerah setempat.

Tragedi kematian dua warga negara Amerika Serikat, Renee Good dan Alex Pretti, menjadi titik balik yang paling disoroti. Keduanya tewas dalam insiden penembakan terpisah yang melibatkan aparat federal selama operasi berlangsung. Kematian warga sipil ini memicu kemarahan publik dan demonstrasi besar di Minneapolis, memperkuat tuduhan dari berbagai organisasi hak sipil bahwa pendekatan yang digunakan aparat federal terlalu agresif dan melampaui batas konstitusional.

Tekanan tidak hanya datang dari jalanan, tetapi juga dari jalur hukum dan politik. Gubernur Minnesota, Tim Walz, bersama Wali Kota Minneapolis, Jacob Frey, berdiri di garis depan menentang kehadiran pasukan federal di wilayah mereka. Keduanya secara terbuka mendesak penarikan pasukan dan bahkan mengajukan gugatan hukum terhadap pemerintah pusat atas dugaan pelanggaran hak sipil serta dampak sosial yang merusak tatanan masyarakat di kawasan Twin Cities.

Menanggapi situasi yang kian memanas, Penasihat Imigrasi Gedung Putih, Tom Homan, mengonfirmasi bahwa penarikan sekitar 2.000 personel federal akan dilakukan secara bertahap. Meskipun lebih dari 4.000 imigran tanpa dokumen berhasil ditangkap selama operasi dua bulan tersebut, penghentian ini dipandang sebagai bentuk respons terhadap polemik luas yang mengancam stabilitas keamanan di Minnesota.

Meski operasi di Minnesota berakhir, pemerintah Amerika Serikat tetap menegaskan bahwa kebijakan pengetatan imigrasi akan terus berlanjut di wilayah lain. Namun, berhentinya Operation Metro Surge akan tercatat sebagai salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah kebijakan imigrasi modern, yang menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban serta perdebatan hukum yang diprediksi akan berlangsung panjang di pengadilan. (*)

Editor : Indra Zakaria