Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Perang Berkobar Lagi, Helikopter Apache Jatuh, AS Serang Iran Bertubi-tubi

Redaksi Prokal • Rabu, 10 Juni 2026 | 09:26 WIB
Jelikopter serang Apache.
Jelikopter serang Apache.

PROKAL.CO- Ketegangan di Timur Tengah kembali membara setelah gelombang serangan udara Amerika Serikat (AS) dilaporkan membombardir sejumlah wilayah strategis di Iran selatan pada Rabu dini hari. Rentetan ledakan dahsyat dan hantaman proyektil terjadi secara masif di beberapa titik di Provinsi Hormozgan, memicu kepanikan dan mengaktifkan sirene tanda bahaya di negara sekutu Rusia tersebut.

Kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan bahwa armada jet tempur mutakhir milik Angkatan Udara AS membidik wilayah Sirik, Pulau Qeshm, dan Minab sebagai target operasi. Sedikitnya enam ledakan besar berdentum keras di area sasaran, sementara stasiun televisi pemerintah Iran mengonfirmasi sebuah proyektil meluncur deras dan menghantam jantung Kota Sirik, disusul kerusakan di Pulau Qeshm. Meski demikian, hingga saat ini sifat dan dampak kerusakan total dari serangan mendadak tersebut masih dalam proses investigasi dan belum dipaparkan secara rinci.

Merespons agresi udara tersebut, penyiaran pemerintah Iran melaporkan bahwa komando militer setempat langsung mengaktifkan sistem pertahanan udara (air defense) secara penuh di wilayah Bandar Abbas, Qeshm, dan Sirik untuk menghalau rudal-rudal susulan. Di saat yang sama, kantor berita Mehr mengabarkan situasi makin kritis setelah terjadi empat ledakan tambahan di Pelabuhan Jask, serta satu dentuman keras lainnya di pinggiran kota Bandar Abbas.

Eskalasi militer yang mengkhawatirkan ini terjadi sesaat setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) merilis pernyataan resmi. CENTCOM mengumumkan bahwa pasukan militer AS telah mulai melancarkan rentetan serangan udara terukur, yang mereka klaim sebagai tindakan "membela diri" terhadap kedaulatan Iran.

Pihak Pentagon menegaskan bahwa operasi militer skala besar ini diluncurkan sebagai bentuk respons balasan yang tegas atas insiden jatuhnya sebuah helikopter serang Apache milik Angkatan Darat AS dalam sebuah ketegangan bersenjata sebelumnya di kawasan tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
#apache #iran