Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tragedi di California: Bomber B-52 AS Jatuh, Delapan Awak Diduga Tewas

Redaksi Prokal • Selasa, 16 Juni 2026 | 23:38 WIB
Boeing B-52 Stratofortress.
Boeing B-52 Stratofortress.
  

WASHINGTON — Pesawat pengebom (bomber) strategis Boeing B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) dilaporkan jatuh saat menjalani misi uji terbang rutin di California pada Senin (15/6). Sebanyak delapan awak pesawat yang berada di dalam burung besi tersebut diduga tidak ada yang selamat.

"Indikasi awal menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut tidak mungkin dapat dilalui dengan selamat," tulis pihak Pangkalan Udara Edwards melalui pengumuman resmi mereka di platform X.

Pihak Pangkalan Udara Edwards mengonfirmasi bahwa pesawat pengebom strategis tersebut mengangkut delapan orang awak ketika kecelakaan terjadi. Insiden maut ini berlangsung tak lama setelah pesawat lepas landas pada pukul 11.20 waktu setempat (atau Selasa pukul 01.20 WIB) untuk menjalani "misi uji rutin".

Petugas penyelamat dilaporkan langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi kecelakaan yang berada di wilayah timur laut Los Angeles tidak lama setelah badan pesawat menghantam daratan.

Hingga saat ini, Pangkalan Udara Edwards menyatakan bahwa pihaknya masih terus berupaya keras untuk memastikan kondisi seluruh awak pesawat. Bersamaan dengan proses evakuasi tersebut, tim investigasi juga telah diterjunkan untuk memulai penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti jatuhnya pesawat pengebom ikonik tersebut.

Menyusul terjadinya insiden besar ini, militer AS langsung mengambil langkah tegas dengan mengumumkan penutupan total Pangkalan Udara Edwards. Seluruh jadwal penerbangan yang sedianya akan mendarat di pangkalan tersebut kini telah dialihkan ke beberapa bandara alternatif terdekat.

"Semua izin kunjungan non-komersial ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut agar pangkalan dapat memusatkan perhatian pada operasi tanggap darurat," tegas pihak Pangkalan Udara Edwards mengenai kebijakan penutupan tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
#B-52 Stratofortress