Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Piala Dunia 2026 Diguncang Isu Korupsi: FBI Selidiki Aliran Dana Gelap Ratusan Juta Dolar Milik Federasi Argentina

Redaksi Prokal • Kamis, 9 Juli 2026 | 09:45 WIB
Timnas Argentina sukses melaju ke perempat final Piala Dunia 2026. (Instagram @afaseleccion)
Timnas Argentina sukses melaju ke perempat final Piala Dunia 2026. (Instagram @afaseleccion)

PROKAL.CO- Di tengah euforia keberhasilan Timnas Argentina melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026, sebuah kabar miring menerpa Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). Federasi sepak bola yang dipimpin oleh Claudio "Chiqui" Tapia tersebut dilaporkan sedang berada di bawah radar penyelidikan intensif oleh Biro Investigasi Federal (FBI) serta Jaksa Federal Amerika Serikat.

Penyelidikan besar ini berfokus pada pelacakan aliran dana bernilai ratusan juta dolar yang dikelola AFA melalui sejumlah bank papan atas di Amerika Serikat selama beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan dokumen keuangan yang bocor, kecurigaan tim penyidik tertuju pada aktivitas perusahaan TourProdEnter LLC milik produser teater Javier Faroni, yang mengelola kontrak komersial internasional AFA dengan jenama raksasa seperti Adidas dan Warner.

"Perusahaan tersebut dilaporkan telah memindahkan dana sedikitnya 260 juta dolar Amerika Serikat melalui lima lembaga keuangan utama, yakni Citibank, Synovus, Bank of America, JP Morgan, dan PNC Bank," bunyi laporan investigasi yang pertama kali diungkap oleh media Argentina, La Nación.

Pihak berwenang sejauh ini baru bisa mengidentifikasi sebagian dana yang benar-benar digunakan untuk operasional resmi AFA. Sementara itu, sekitar 57 juta dolar AS (setara Rp930 miliar lebih) lainnya diduga menguap dan mengalir ke berbagai perusahaan cangkang yang hingga kini masih ditelusuri asal-usul serta tujuan transaksinya.

Kasus dugaan pencucian uang dan penipuan ini sebenarnya sudah mulai diendus sejak September 2024 setelah Kementerian Keamanan Argentina mengirimkan laporan mencurigakan ke AS. Namun, penyelidikan baru naik ke tingkat resmi pada awal 2026 ini setelah FBI mengantongi dokumen perbankan tambahan yang lebih otentik.

Tiga jaksa federal Amerika Serikat spesialis kejahatan finansial kini telah turun tangan dan memeriksa sejumlah saksi kunci, termasuk pengusaha Guillermo Tofoni yang menjadi pelapor pertama. Departemen Kehakiman AS juga dikabarkan bersiap memanggil beberapa mantan pejabat pemerintahan Presiden Javier Milei untuk dimintai keterangan.

Meskipun investigasi ini kian memanas di luar lapangan, belum ada dakwaan resmi yang dijatuhkan kepada pihak AFA maupun Claudio Tapia. Sang presiden federasi bahkan terpantau tetap santai mendampingi Lionel Messi cs di Amerika Serikat setelah mendapatkan izin bepergian dari pengadilan Argentina, meski dirinya sendiri masih terbelit kasus dugaan pelanggaran administrasi perpajakan di dalam negeri. (*)

Editor : Indra Zakaria
#piala dunia 2026