AS Pasok 48 Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi, Eskalasi Timur Tengah Memanas

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 07:32 WIB
Tentara Houthi Yaman.
Tentara Houthi Yaman.

PROKAL.CO- Rencana penjualan 48 unit jet tempur F-35 dari Amerika Serikat ke Arab Saudi senilai USD24,3 miliar kini tengah menunggu persetujuan Kongres AS. Langkah ini mengemuka di tengah eskalasi pertempuran antara koalisi pimpinan Riyadh dan kelompok Houthi di Yaman yang kian memanas, sekaligus mengancam keamanan jalur pelayaran strategis dunia.Pengusulan jet generasi kelima produksi Lockheed Martin tersebut menyusul klaim Houthi yang mengaku telah menembak jatuh pesawat F-15 milik Arab Saudi di wilayah Marib.

Meski klaim itu belum terkonfirmasi secara independen dan belum mendapat tanggapan resmi dari pihak Saudi, situasi di lapangan menunjukkan eskalasi yang signifikan. Kelompok Houthi bahkan terus memperluas kendalinya di pesisir Laut Merah hingga mendekati Selat Bab el-Mandeb, jalur vital yang menghubungkan distribusi energi dan barang global menuju Terusan Suez.Ketegangan kawasan ini makin kompleks dengan dinamika di Selat Hormuz yang melibatkan Iran dan AS.

Di tengah memanasnya peta politik dan keamanan Timur Tengah tersebut, keselamatan warga negara asing, termasuk warga Indonesia, turut menjadi perhatian utama.Kementerian Luar Negeri RI memastikan terus memantau kondisi WNI di Yaman dan Arab Saudi. Saat ini, fokus perhatian tertuju pada 74 pelajar Indonesia yang masih bertahan di Kota Mocha, Yaman.

Juru Bicara II Kemenlu, Nabyl Vahd Achmad, menyampaikan bahwa kondisi para pelajar di kawasan tersebut sejauh ini masih relatif terkendali sehingga opsi evakuasi belum diperlukan. Meski demikian, KBRI Muscat, KBRI Riyadh, dan KJRI Jeddah telah bersiap dengan rencana kontingensi jika situasi keamanan memburuk secara mendadak. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
houthi arab saudi yaman