NANGA PINOH — Warga Kabupaten Melawi dikejutkan oleh munculnya tayangan tidak pantas pada layar videotron milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi yang berlokasi di Bundaran Tugu Perjuangan, Jalan Juang KM 1, Nanga Pinoh. Layar fasilitas publik yang biasanya menyajikan informasi pelayanan masyarakat tersebut mendadak menampilkan konten pornografi secara terbuka.
Pemerintah Kabupaten Melawi bergerak cepat menanggapi insiden tersebut. Melalui Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Drs. H. Joko Wahyono, M.Si., pemerintah daerah menyampaikan permohonan maaf terbuka dan menegaskan bahwa konten tersebut sama sekali bukan materi resmi pemerintah.
"Berdasarkan penelusuran awal, terdapat indikasi bahwa akun atau sistem pengelolaan videotron telah diakses secara tidak sah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan munculnya tayangan yang tidak sesuai dengan norma, etika, serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Pemerintah Daerah," kata Joko Wahyono dalam keterangan resminya.
Guna mencegah dampak yang lebih luas, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Melawi langsung mengambil langkah darurat dengan mematikan daya videotron serta mengamankan sistem pengelolaan operasionalnya.
Pihak pemkab juga mengimbau warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak membagikan rekaman maupun tangkapan layar dari insiden tersebut. Langkah investigasi mendalam dan penguatan sistem keamanan siber kini tengah dilakukan berkoordinasi dengan pihak berwenang guna mengusut tuntas pelaku di balik dugaan peretasan ini. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : Pontianak Post