Ancaman Kemarau Panjang! Pemkot Pontianak Minta Warga Hemat Gunakan Air Bersih Hingga September

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:00 WIB
Beragam aktivitas masyarakat melintasi Sungai Kapuas.
Beragam aktivitas masyarakat melintasi Sungai Kapuas.

 
PONTIANAK — BMKG memprakirakan dampak kemarau panjang masih akan membayangi wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya hingga pertengahan September. Menanggapi situasi yang kian mengkhawatirkan tersebut, Pemerintah Kota Pontianak mengimbau seluruh masyarakat untuk bersiap dan menghemat penggunaan air bersih secara ketat.

Langkah penghematan ini krusial dilakukan menyusul merosotnya pasokan air baku akibat intrusi air laut yang mencemari aliran Sungai Kapuas. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mewanti-wanti seluruh elemen warga agar bertindak bijak serta menghentikan kebiasaan menyedot air bersih untuk kebutuhan yang kurang mendesak.

"Warga untuk berhemat dalam menggunakan air bersih karena dampak kemarau yang melanda," pesan Edi menegaskan imbauannya kepada warga kota.  Ia menekankan bahwa cadangan air bersih yang didistribusikan saat ini harus diprioritaskan penuh untuk kebutuhan hidup yang paling mendasar, seperti konsumsi harian dan kebutuhan pokok rumah tangga.

"Kita harus prioritaskan air bersih untuk konsumsi harian dan kebutuhan pokok terlebih dahulu, sembari menunggu bantuan hujan buatan diturunkan untuk memulihkan debit Sungai Kapuas," lanjutnya.

Pemkot Pontianak berharap disiplin masyarakat dalam menghemat air serta percepatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari pemerintah pusat dapat menjaga ketersediaan air bersih kota hingga musim kemarau berakhir. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : Pontianak Post
sungai kapuas