Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Gaji Tak Dibayar dan Disiksa, Tiga PMI Asal Landak Kabur dari Malaysia

izak-Indra Zakaria • 2023-05-29 13:56:47
PMI: Tiga PMI Ilegal yang diamankan oleh Satgas Pamtas Yonarmed 10 Brajamusti/1/1 Kostrad. IST
PMI: Tiga PMI Ilegal yang diamankan oleh Satgas Pamtas Yonarmed 10 Brajamusti/1/1 Kostrad. IST

 Tiga orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi korban penyiksaan majikannya di Malaysia. Bahkan gaji mereka tidak dibayar. Tiga PMI ini memilih kabur melalui jalur tikus yang ada di perbatasan Indonesia-Malaysia Kabupaten Kapuas Hulu. Tiga PMI ini akhirnya berhasil diamankan Prajurit TNI Satgas Pamtas Yonarmed 10 Brajamusti/1/1 Kostrad, Kamis (25/6) sekitar pukul 19.00 WIB.

Pasi Intel Satgas Pamtas Yonarmed 10 Brajamusti/1/1 Kostrad Letda Arm Dhamis menyampaikan, pihaknya mengamankan tiga PMI yang melarikan diri dari Malaysia karena tidak pernah digaji dan sering disiksa ditempat kerja. Ketiga PMI tersebut berasal dari Kabupaten Landak yakni Muhammad Sebianto, Hermanto dan Andi. 

“Sebulan yang lalu, tiga PMI ilegal ini masuknya lewat perbatasan Aruk Kabupaten Sambas. Mereka ditawarkan oleh agen untuk bekerja di kilang ikan di Malaysia. Selama bekerja di sana mereka tidak digaji dan justru disiksa saja sehingga mereka tidak kuat dan memilih kabur melalui perbatasan kita di Badau ini, ” katanya, Sabtu (27/5). Dhamis mengatakan, saat diamankan saat itu, keesokan harinya mereka bertiga langsung diserahkan ke Imigrasi di PLBN Badau. 

Sementara Joenari Anthony Marpaung, Kepala Subseksi Teknologi Informasi, Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Putussibau membenarkan jika mereka sudah menerima penyerahan tiga PMI tersebut. “Iya sudah diserahkan (tiga PMI), ” singkatnya via Whatsapp. (fik) 

Editor : izak-Indra Zakaria