Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Puluhan Rumah di Dusun Bawing Mempawah Terendam Banjir

izak-Indra Zakaria • 2023-12-18 20:39:51
TERENDAM: Salah satu rumah warga di Dusun Bawing, Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang, terendam banjir. (ISTIMEWA)
TERENDAM: Salah satu rumah warga di Dusun Bawing, Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang, terendam banjir. (ISTIMEWA)

Sedikitnya 20 rumah di Dusun Bawing, Desa Bumbun, Kecamatan Sadaniang, terendam banjir. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 1 meter atau sepinggang orang dewasa. Banjir tesebut telah berlangsung hampir sepekan.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Purwadi, mengaku pihaknya telah melakukan monitoring di lokasi banjir di Dusun Bawing.

“Dari hasil monitoring di lapangan, ada sekitar 20-an rumah yang terdampak banjir. Namun, hanya 6 – 7 rumah yang ketinggian banjir masuk ke dalam rumah tepatnya di RT 12,” ungkap Purwadi saat dikonfirmasi awak media, Minggu  (17/12). 

Purwadi mengatakan, ketinggian banjir yang merendam lingkungan masyarakat di Dusun Bawing bervariasi. Pada titik terendah, ketinggian banjir, menurut dia, bisa mencapai pinggang orang dewasa.

“Ketinggian banjirnya bervariasi, namun titik paling dalam sekitar sepinggang orang dewasa. Kami mendapatkan informasi banjir dilokasi itu pada Jumat,” ucapnya. Terkait penyebab banjir, Purwadi menyebut pihaknya masih melakukan analisa dan pengumpulan data.

Namun, dia menduga salah satu faktor pemicu banjir yakni curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini.

“Salah satu faktor yang menyebabkan banjir disana curah hujan yang cukup tinggi,” pendapatnya. Lebih jauh, Purwadi memastikan pihaknya akan segera melakukan langkah-langkah penanganan dan penanggulangan. Salah satunya, sebut dia, dengan menyalurkan bantuan untuk kebutuhan masyarakat korban banjir di Dusun Bawing. 

“Rencananya, Selasa kami akan menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Dusun Bawing. Bantuannya berupa kebutuhan pokok,” pungkasnya. (wah)

 

 
 
Editor : izak-Indra Zakaria