Kedatangan Jokowi, terang Ani, juga sekaligus meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak. Setelahnya, Presiden direncanakan mendatangi pasar tradisional untuk menyerahkan bantuan modal pedagang dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
“Setelah meresmikan Duplikasi JK I beliau akan meninjau RSUD Kota di Kecamatan Pontianak Barat, momentum yang pas di saat bulan Ramadan sebagai pemacu semangat pasien dan warga Kota Pontianak yang sedang sakit,” ujarnya.
Ketika peresmian nanti, JK I dipastikan dia, tetap beroperasi seperti biasa. Presiden bersama rombongan, menurut dia, akan meresmikan duplikasi JK I sepanjang 430 meter. Ani menambahkan, pembangunan duplikasi JK I menelan biaya Rp275,7 miliar dalam dua tahun pelaksanaan.
“Jembatan yang lama tetap beroperasi, kita akan gunakan duplikasi JK I sebagai lokasi peresmian,” ungkapnya.
Melalui peresmian duplikasi JK I dan peninjauan RS Kota oleh Presiden ini, Ani berharap masyarakat Kota Pontianak merasa terdorong, terutama perekonomiannya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyambut kedatangan Presiden di sepanjang jalan yang akan dilalui.
Selain ke Kota Pontianak, Jokowi, menurut dia, juga dijadwalkan akan berkunjung Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Melawi, dan Kabupaten Ketapang, 19 – 21 Maret.
“Angin segar bagi kita ibukota provinsi, nanti ketika Presiden sudah pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN), tentu akan berdampak positif kepada peningkatan ekonomi Kalbar, khususnya Kota Pontianak,” imbuhnya. (iza)