Anggota Komisi V DPR dari daerah pemilihan Kalimantan Barat I, Syarif Abdullah Alkadrie mengaku sudah mendengar rencana perubahan nama Pelabuhan Internasional Kijing menjadi Pelabuhan Internasional Tanjungpura.
“Kami (Komisi V) menilai nama Kijing sudah tepat. Itu berkaitan dengan rupabumi. Hendaknya tidak lagi memunculkan wacana nama baru,” kata Anggota Komisi V DPR tersebut, Kamis kemarin.
Menurut dia, nama Kijing sudah menjadi representasi Pantai Kijing Mempawah yang sudah lama dikenal masyarakat Kalbar. Salah satu objek wisata pantai tersebut sempat jaya di masa lampau. Pantai Kijing juga menjadi salah satu destinasi wisata masyarakat Kalbar.
“Sekarang nama pantai tersebut sudah menjadi Pelabuhan Internasional Kijing Mempawah. Harus tetap dipertahankan,” katanya.
Politisi Nasdem yang berkunjung bersama Komisi V DPR ini berharap tidak ada lagi polemik nama pelabuhan menjadi desas-desus dan keributan di kalangan masyarakat, terutama di Kabupaten Mempawah. Sudah sangat benar bahwa nama Pelabuhan Internasional Kijing Mempawah yang harusnya tetap dipakai. Apalagi nama tersebut juga didukung penuh Pemkab Mempawah, lokasi pelabuhan dibangun.
Dia mengaku tidak tahu bagaimana wacana nama pelabuhan mencuat ke permukaan. Seandainya datang dari lembaga pemerintah seperti Pelindo, Komisi V meminta tidak diteruskan. Hal itu bakal menjadi masalah baru apabila nantinya tetap dilanjutkan.
“Hal yang sudah bagus dan ada, jangan lagi diwacanakan diubah. Yang harusnya berubah progres pembangunan biar cepat tuntas dan selesai. Jangan nama pelabuhan diutak-atik,” ucapnya.
Komisi V DPR RI siap mempertanyakan jika benar nama pelabuhan mencuat akibat wacana lembaga pemerintah. Pada rapat kerja berikutnya, kebenaran dari desas-desus tersebut akan dipertanyakan ke pemerintah.
“Kami akan pertanyakan. Mudah-mudahan saja tidak benar. Harapan kita dan seluruh masyarakat Kalbar adalah Pelabuhan Internasional Kijing Mempawah,” katanya.
Bupati Mempawah, Erlina saat pertemuan di Jakarta, belum lama ini, mengajukan penamaan objek rupabumi Pelabuhan Internasional Pelabuhan Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit.
“Pemerintah pusat melalui BIG mencermati Kabupaten Mempawah sebagai salah satu daerah di Kalbar yang memiliki tingkat pembangunan cukup pesat. Saat ini, pembangunan PSN pelabuhan di Kecamatan Sungai Kunyit sudah dirampungkan,” kata Erlina.
Erlina menyampaikan materi tayang berkaitan dengan unsur rupabumi penamaan pelabuhan internasional di Kecamatan Sungai Kunyit. Setelah melalui proses dan tahapan yang ada, maka Pemerintah Kabupaten Mempawah mengajukan nama Pelabuhan Internasional Kijing.
“Sebelumnya sempat diajukan nama Pelabuhan Internasionanl Tanjungpura, namun berdasarkan hasil FGD bersama tokoh masyarakat dan pihak terkait lainnya, maka kita sepakat untuk mengusulkan nama Pelabuhan Internasional Kijing,” ujarnya. (den/wah)