Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kalbar Bisa Jadi Sentra Pabrik Pakan Ternak

izak-Indra Zakaria • Senin, 11 September 2023 - 05:11 WIB
ilustrasi
ilustrasi

 Tukirin Suryo Adinagoro, tokoh masyarakat Kubu Raya-Kalimantan Barat menyampaikan bahwa kemandirian produksi ayam potong (ayam pedaging) di Kalimantan Barat dapat dipenuhi secara mandiri oleh sebagian dari hasil peternakan berbegai kelompok masyarakat.

Entah itu dari kelompok peternak besar, peternak mandiri atau kelompok peternak kecil yang jumlahnya bertebaran di berbagai wilayah. Hanya memang untuk produk turunannya berupa pakan ternak, mayoritas masih didatangkan dari luar Kalbar.

"Harus kita akui bahwa ayam pedaging sudah menjadi semacam tradisi dan salah satu kebutuhan pokok penting warga Kalbar. Hampir setiap hari, masyarakat mengkonsumsi daging ayam, baik itu untuk memenuhi kebutuhan lauk pauk setiap hari atau pada hari-hari tertentu, semisal acara-acara besar perkawinan, keagamaan, kebudayaan dan moment-moment penting lainnya. Hidangan daging ayam hampir selalu tersedia baik sebagai menu utama atau pelengkap," katanya.

Menurut dia, untuk kebutuhan daging ayam masyarakat sepertinya memang tidak terlalu dibutuhkan dengan mendatangkan dari wilayah lain. Namun khusus pakan ayam atau pakan ternak lain, ternyata Kalbar masih tergantung dengan luar daerah. Harusnya, untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak, seyogyanya suatu saat dapat diproduksi dari Kalbar sendiri.

Tentunya dengan mempermudah pemberian izin dan birokrasi pabrik produksi pakan lokal Kalbar. "Kalbar punya banyak pengusaha di bidang peternakan atau pengusaha bidang lain. Sepertinya bukan hal sulit, andai suatu saat kebutuhan pakan ternak di Kalbar dapat dipenuhi sendiri. Saya optimis bisa dilakukan tentu dengan didorong izin pemerintah juga," ujar dia.

Tukirin menambahkan apabila suatu waktu Kalbar punya pabrik pakan ternak sendiri, maka berbagai peternak ayam pedaging tentu dapat memiliki banyak keuntungan. Seperti, kemungkinan harga pakan ternak tidak akan mahal ketika diberikan kepada peternak-peternak di Kalbar. Di satu sisi pendirian pabrik pakan ternak juga berdampak terhadap penyerapan lapangan kerja berbagai kelompok masyarakat.

 

Misalnya, lanjut dia, kebutuhan pakan ternak dapat mengeliatkan produksi petani jagung yang berakses terhadap kelompok petani jagung di Kalbar. Di satu sisi juga mampu bermanfaat positif menghidupkan lahan tidur atau lahan pertanian terlantar yang kurang produktif jadi produktif.

Secara otomatis Kalbar ke depan bisa menjadi salah satu sentra tanaman jagung skala besar. "Runtutan efek multifliernya akan panjang, apabila pabrik pakan ternak skala besar bisa dibangun," ujar dia.

Tanaman jagung sendiri juga memiliki fungsi panjang. Bukan saja buahnya, tetapi daun dan batang tidak terpakai dengan jumlah melimpah dapat menghidupkan akses peternak sapi dan kambing. Sebagaimana diketahui bahwa non buah jagung selama ini menjadi salah satu pakan yang paling disukai peternak kambing dan sapi.

Dampak lainnya juga adalah para nelayan termasuk peternak di Kalbar juga bisa berimbas besar. Sebab salah satu kebutuhan pakan ternak selain buah jagung juga daging olahan ikan sebagai bahan campurannya.

"Benar-benar dapat memberikan multiflier efek luar biasa. Selaku masyarakat saya mendukung sekali dibangun pabrik pakan ternak tersebut. Tinggal bagaimana pemerintah mendorong pengusaha untuk mewujudkannya. Pengaruh lainnya adalah tentu daerah akan memperoleh pajak sebagai salah satu tambahan hasil PAD," pungkas dia.

Guna mewujudkannya selain mendorong pengusaha juga permudah birokrasi untuk mewujudkannya. Pemerintah juga perlu mendorong, membina, melatih, mengawasi, dan mengarahkan kelompok petani jagung, peternak ikan, para nelayan termasuk para
peternak sapi dan kambing.

Dengan demikian, rasanya tidak akan sulit jika berkeinginan mewujudkan kemandirian di bidang pertanian jagung, perikanan dan peternakan di Kalbar. (den)

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria