Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Lima Tahun Terakhir Sawit Berkembang Pesat di Ketapang

izak-Indra Zakaria • Minggu, 26 November 2023 - 07:41 WIB
Photo
Photo

 Asisten Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Syamsul Islami, membuka focus group discussion (FGD) data perkebunan perusahaan perkebunan se-Kabupaten Ketapang di Hotel Nevada, Kamis (23/11).

Syamsul mengatakan, data dan informasi perkebunan dipandang perlu agar pengelolaan data perkebunan di tingkat kecamatan, kabupaten dan provinsi dapat menjadi perekat kesatuan dalam pembangunan perkebunan.

"Statistik perkebunan menyajikan data luas areal produk, produktivitas menurut status pengusahanya, yaitu perkebunan rakyat, perkebunan besar negara dan perkebunan besar swasta," katanya.

Dilihat dari angka statistik perkebunan 5 tahun terakhir, diungkapkan dia bahwa kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang mengalami kenaikan secara signifikan.

Hal ini, diakui dia, disebabkan karena banyaknya perusahaan kelapa sawit di Kabupaten Ketapang dan adanya alih fungsi lahan dari komoditi lain menjadi komoditi kelapa sawit.

Dia juga menjelaskan, maksud dan tujuan diadakannya FGD ini adalah agar terjalin komunikasi dan hubungan baik antara perusahaan dan kantor dinas dan BPS.

Selain itu, sebut dia, juga untuk meningkatkan percepatan dalam pemasukan data statistik perkebunan kelapa sawit melalui aplikasi Sedap Online, yang berlaku di industri kelapa sawit ini.

"Oleh karena itu, saya berharap agar peserta dan narasumber FGD tetap semangat dan bersatu untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Di mana norma di sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Ketapang akan diterapkan dengan optimal," harapnya.

Data sektoral dari perusahaan swasta akan dilindungi dengan baik, tepat waktu dan dapat diterima stakeholder terkait, yaitu Distanakbun dan juga BPS Ketapang.

"Harapan semua pihak adalah supaya kegiatan FGD ini dapat membawa dampak positif dalam mengubah wajah industri kelapa sawit ini menjadi lebih baik," pungkasnya. (afi)

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria