BANJARBARU – Pengawas pemilu ternyata juga rawan terhadap ancaman hoaks. Tak terkecuali bagi pengawas pemilu di Kota Banjarbaru. Mereka juga diantisipasi penuh agar tidak terpapar apalagi jadi korban berita hoaks.
Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya mengatakan bahwa sangat penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pesta demokrasi untuk melek dan sadar akan bahaya hoaks atau berita bohong.
"Tak terkecuali bagi Pengawas Pemilu yang akan bertugas. Karena hoaks ini bisa menyerang siapa saja," tegas Kapolres ketika di acara Bimtek (Bimbingan Teknis) Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu Menghadapi Pemilu 2019 se Kota Banjarbaru oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarbaru pada Kamis (11/4).
Menurutnya, pengawas pemilu yang akan terlibat aktif dalam penyelenggaraan maupun tahapan Pemilu harus bisa menghadapi hoaks.
"Sebab dengan mampu menghadapi hoaks maka kita akan bisa mewujudkan pemilu yang damai. Soalnya, hoaks ini sangat berbahaya karena berpotensi menimbulkan keributan," pesannya.
Ia pun meyakinkan bahwa jajarannya juga selalu memantau dan memerangi konten berita bohong ini menjelang Pemilu.
"Oleh sebab itulah, mari kita ciptakan pemilu 2019 aman, damai dan sejuk tanpa hoaks. TNI-Polri siap menjamin keamanan di TPS," janjinya. (rvn/ema)
Editor : berry-Beri Mardiansyah