Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Balangan Menuju Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman

berry-Beri Mardiansyah • 2019-06-02 06:54:40

PARINGIN -- Kelompok Kerja (Pokja) Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Kabupaten Balangan, Selasa (28/5) kemarin melaksanakan Kick Off program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) tahun 2019, implementasi pembangunan sanitasi-air minum tuntas waja sampai kaputing (satu wasaka) dan aksi gerakan “Balangan sanitasi tuntas (Santun).

Bertempat di aula Benteng Tundakan Kantor Bupati Balangan, launching program ini dibuka Bupati Balangan H Ansharuddin secara langsung, dihadiri Pokja AMPL Provinsi Kalsel, seluruh kepala SKPD lingkup Pemkab setempat dan para Camat.

Setelah membuka, Bupati Balangan Ansharuddin memaparkan terkait kondisi eksisting sanitasi dan air minum di Kabupaten Balangan.

Disampaikannya, Pokja AMPL Kabupaten Balangan selama ini telah memberikan bimbingan teknis dan pengetahuan tentang hakikat pembangunan sanitasi, untuk mendorong percepatan pembangunan sanitasi.

“Terima kasih juga saya sampaikan kepada pokja AMPL Provinsi Kalsel yang telah bersedia meluangkan waktu untuk melakukan pendampingan kepada pokja sanitasi Kabupaten Balangan, untuk pelaksanaan proses perencanaan terkait air minum dan penyehatan lingkungan permukiman di sini,” ungkapnya.

Sementara untuk Pokja AMPL Kabupaten Balangan, Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih karena telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, termasuk untuk mengevaluasi dan memutakhirkan perencanaan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan permukiman.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dalam perencanaan yang berkualitas yang disusun, baik rencana aksi daerah ataupun strategi sanitasi kabupaten (SSK), diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kebutuhan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan permukiman, berdasarkan kajian yang mendalam yang dilakukan oleh pokja AMPL untuk lima tahun ke depan.

“Untuk mencapai target universal di tahun 2019 tersebut tentu tidak mudah. Dibutuhkan kesungguhan dan akselerasi dari pemerintah provinsi dan kabupaten, serta tidak boleh ketinggalan, perubahan perilaku dari masyarakat kita untuk melaksanakan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan dengan baik dan terencana,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kick Off PPSP, Murjani dalam sambutannya mengungkapkan, tujuan dari kick off ini adalah untuk menyampaikan kepada semua pihak baik pemerintah maupun non pemerintah, tentang dimulainya implementasi pemutakhiran program percepatan pembangunan sanitasi permukiman tahun 2019 di Kabupaten Balangan.

“Kemudian menginformasikan kondisi eksisting sanitasi dan air minum di Kabupaten Balangan, dan teridentifikasi infrastruktur eksisting sanitasi kabupaten. Lalu mengadvokasi semua pihak untuk memberikan komitmen dan dukungan dalam pencapaian target universal akses 2019,” paparnya.

Di akhir acara, dilakukan penandatanganan deklarasi gerakan “Balangan Santun” yang dilakukan oleh bupati Balangan H Ansharuddin, Ketua Pokja AMPL Balangan Ir Ruskariadi, serta beberapa SKPD terkait.

*Program Jambanisasi Bangun Ribuan Jamban Sehat dan Aman*

Dalam mewujudkan Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) di Kabupaten Balangan, Pemerintah Daerah setempat memprogramkan gerakan membangun jambanisasi yang digaungkan sejak tahun 2018 lalu.

Ketua Pokja AMPL Kabupaten Balangan, Ir Ruskariadi mengungkapkan, hingga saat ini masih ada sekitar 17 persen atau 6.069 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Balangan yang belum memiliki toilet, sehingga masih buang air besar sembarangan (BABS) di sungai, kebun dan tempat lainnya.

“Untuk itu, di tahun 2019 ini kita menargetkan akan membangun 2.846 unit jamban sehat aman untuk 107 desa, dengan menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp6,3 miliar,” ungkapnya.

Sebagai simbolis tanda dimulainya program ini, Selasa (28/5) kemarin Bupati Balangan H Ansharuddin meletakkan batu pertama pembangunan jamban sehat aman di Desa Lingsir Kecamatan Paringin Selatan.

“Di desa ini akan dibangun 60 jamban sehat aman bagi warga yang belum memilikinya dan tidak mampu membangun sendiri. Dengan dimulainya secara simbolis pembangunan jamban sehat oleh bupati ini, maka dari sekarang program jambanisasi resmi dimulai,” tandasnya yang juga menjabat sebagai Sekdakab Balangan.

Selain membangun jamban sehat, kata Ruskariadi, pihaknya sejak tahun lalu sudah memrogramkan pemusnahan jamban yang ada di sepanjang sungai di Kabupaten Balangan.

Sementara itu, Bupati Balangan H Ansharuddin mengajak semua warga untuk menjadi agen perubahan dalam pembangunan sanitasi, karena pemerintah telah merencanakan target akses universal pada 2019, yaitu tercapainya target layanan sanitasi 100%, kumuh 0% dan layanan air minum 100%.

“Ini mengandung arti bahwa angka BABS harus ditekan menjadi 0%, layanan persampahan 100% dan tidak ada lagi genangan di setiap tempat di daerah. Ini bukanlah pekerjaan mudah. Untuk itu, kita harus bekerja sama dan bersama-sama bekerja keras mewujudkan pencapaian target tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengharapkan, semua pihak aktif menumbuh-kembangkan kesadaran pada diri sendiri dan masyarakat akan pentingnya sanitasi yang baik, sehingga menggerakkan dan mendorong masyarakat untuk aktif memelihara kualitas sanitasi di lingkungan masing-masing. (why/ema)

Editor : berry-Beri Mardiansyah
#Pemkab Balangan