Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pesan Untuk Kabupaten Tetangga, Ibnu Sina: Jangan Ulangi Kesalahan Kami

miminradar-Radar Banjarmasin • 2020-05-14 11:26:12
BEBAL: Memasuki perbatasan kota pada jam malam tanpa mengenakan masker, pengendara satu ini sudah pasti disuruh putar arah. Foto diambil Selasa malam (12/5). | FOTO; MAULANA/RADAR BANJARMASIN
BEBAL: Memasuki perbatasan kota pada jam malam tanpa mengenakan masker, pengendara satu ini sudah pasti disuruh putar arah. Foto diambil Selasa malam (12/5). | FOTO; MAULANA/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala akan memberlakukan PSBB. Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina punya pesan penting kepada ketiga daerah tetangga tersebut.

"Karena kami yang pertama memulai, jadi sudah merasakan banyak. Harus diakui, banyak kekurangan di sana-sini," ujarnya di Balai Kota.

"Maka, belajar lah dari situ. Semoga ketiga daerah ini tidak mengulangi kesalahan Banjarmasin saat menerapkan PSBB," tambahnya.

Jika dirunut, pembatasan sosial berskala besar yang dimulai sejak awal bulan puasa, sarat dengan masalah. Dari miskomunikasi personel jaga di perbatasan kota. Rapid test massal yang lamban. Jam malam yang agak longgar. Hingga bantuan yang telat disalurkan.

Ibnu kini menunggu koordinasi dari ketiga daerah tersebut. "Pak Haris (Sekdaprov Kalsel, Haris Makkie) menjamin secepatnya bakal ada koordinasi," tukasnya.

Tentu saja, PSBB di Banjarmasin akan berakhir lebih cepat sebelum lebaran. "Minimal kami bisa bekerja sama selama sepekan ke depan. Bersama-sama menekan grafik kasus," lanjutnya.

Selama ini, Banjarmasin tampak kewalahan. Karena perbatasan dengan Banjar, Batola dan Banjarbaru tidak menerapkan PSBB. Sementara banyak kaum pekerja di Banjarmasin yang tinggal di daerah tetangga.

Ibnu berdoa, semoga takkan ada PSBB jilid III. "Mudah-mudahan tidak diperpanjang lagi. Dua saja kan sudah ribut," selorohnya.

"Tapi tak apa-apa, inilah keputusan sulit yang harus diambil. Siapapun yang menjadi wali kotanya," tegasnya.

Terlepas dari itu semua, Ibnu bersyukur atas persetujuan yang diberikan Menteri Kesehatan. Kini ada empat daerah di Kalsel yang menerapkan PSBB.

"Sejak awal, inilah yang saya harapkan. Jadi baimbai (bareng-bareng) menerapkan PSBB di Banjarbakula," pungkasnya.

Terhitung kemarin (13/5) sore, di Banjarmasin sudah tercatat 95 kasus positif corona. Tampaknya, hanya soal waktu saja sampai melampaui seratus. (fud/fud/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Covid-19 Corona