PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp 1,511 triliun pada tahun 2021. Pencapaian ini melampaui target yang ditetapkan yakni sekitar 108,54 persen dari target anggaran Rp 1,392 triliun.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tala Drs H Surya Arifani kepada Radar Banjarmasin, Kamis (6/1) di Kantornya.
"Angka sementara PAD kita per 30 Desember 2021 senilai Rp 1,511 triliun karena belum diaudit oleh BPK," sebutnya. Menurutnya pendapatan daerah Tala berasal dari PAD, pendapatan dana transfer pusat, pendapatan dana transfer provinsi baik dari hasil pajak kendaran, pajak bahan bakar, pajak rokok dan air permukaan yang seluruhnya melebihi target yang ditentukan.
"Pendapatan yang belum mencapai 100 persen adalah pendapatan retrebusi daerah, yang ditargetkan Rp 6,3 miliar terealisasi Rp 5,7 miliar atau 91,14 persen," jelasnya. Tidak tercapainya pendapatan retrebusi karena masih dalam masa pandemi covid-19, akibat saat libur Natal dan Tahun Baru seluruh objek wisata di Tala ditutup.
"Hal ini berpengaruh terhadap pendapatan tetrebusi kita," ungkapnya. Pendapatan yang paling besar lanjut Surya, berasal dari BLUD Rumah Sakit dan Puskesmas di Tala, dari targetkan 83 miliar, yang terealisasi 99 miliar. "Pendapatan BLUD kita hampir Rp 100 miliar," tutupnya. (sal).
Editor : izak-Indra Zakaria