Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Gempa Tektonik berkekuatan Magnitudo 4.0 skala Richter (SR) mengguncang wilayah Kabupaten Tabalong dan Balangan, Kalimantan Selatan, Senin (13/11) pukul 07.39 WIB atau 08.39 WITA.
Gempa tersebut terjadi akibat aktivitas Sesar Meratus yang berdekatan dengan pusat episenter. Menurut Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Adhitya Prakoso, Episenter gempa bumi terletak di darat pada jarak 20 km barat laut Balangan dengan kedalaman 10 km. Walaupun skala magnitudo Gempa cukup tinggi, namun, masyarakat di Kabupaten Balangan dan sekitarnya tidak merasakan guncangan.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Haji Rahmi membenarkan adanya gempa tersebut.
"Terkait beredarnya informasi mengenai gempa di Kabupaten Balangan dan Tabalong, ini sudah terkonfirmasi dan valid," ucap Haji Rahmi.H Rahmi menuturkan gempa dengan skala di bawah 5.0 SR hampir terjadi setiap hari di Indonesia. Sebab itu, dirinya meminta masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada.
"Tidak perlu disikapi berlebihan, karena menurut Kepala BMKG Kalsel, gempa di bawah 5.0 tidak membahayakan, bahkan tidak dirasakan," tambahnya. Lebih lanjut, Haji Rahmi juga mengakui pihaknya belum menerima laporan terkait dampak kerusakan yang diakibatkan gempa tersebut.
"Secara resmi, kami belum mendapatkan laporan dampak gempa ini. Tapi sejumlah anggota tetap kami siagakan," tegasnya. (*)