Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bupati Jamin Stok Bahan Pokok di Kabupaten Tanah Bumbu Aman Hingga Tiga Bulan Ke Depan

Zulqarnain Radar Banjarmasin • 2024-03-28 16:35:00
PANTAU HARGA:Tim Satgas Pangan Tanbu meninjau harga beras di salah satu pasar di Tanbu, Selasa (26/3/2024).(Foto: Tim Satgas Pangan Tanbu untuk Radar Banjarmasin)
PANTAU HARGA:Tim Satgas Pangan Tanbu meninjau harga beras di salah satu pasar di Tanbu, Selasa (26/3/2024).(Foto: Tim Satgas Pangan Tanbu untuk Radar Banjarmasin)

 

 Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), Zairullah Azhar, memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayahnya aman hingga tiga bulan ke depan. Hal ini berdasarkan hasil pengecekan dan peninjauan Tim Satgas Pangan Tanbu di tingkat distributor, pedagang besar, dan pengecer, Selasa (26/3/2024).

Zairullah mengatakan harga kebutuhan pokok relatif stabil, namun dengan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti beras, minyak goreng, telur, dan daging. Sementara itu, komoditas lain seperti bawang merah dan cabai-cabaian mengalami penurunan. Ia menjelaskan komoditas beras yang mengalami kenaikan harga adalah beras dari Sulawesi.

Adapun beras lokal, seperti Siam dan Unus berpotensi mengalami penurunan harga setelah Idul Fitri dengan perkiraan panen raya di sentra produksi, yakni Kabupaten Batola dan Kabupaten Banjar.

Zairullah memprediksikan beberapa komoditas akan mengalami kenaikan harga menjelang Idul Fitri.Di antaranya daging sapi yang diprediksi naik hingga Rp170 ribu per kilogram dan cabai kering yang terus bergerak naik dari Rp90 ribu per kilogram menjadi Rp110 ribu.

"Persediaan cabai, sayuran, ikan segar, telur, dan daging ayam perlu diperhatikan, karena pasokannya tergantung pada daerah lain," kata Zairullah kepada wartawan di ruangannya, Rabu (27/3/2024).

Sementara itu, Kabag Perekonomian SDA dan Administrasi Pembangunan Setda, Didi Ali Hamidi menjelaskan kenaikan harga menjelang Lebaran merupakan hal yang wajar. Pedagang mengambil sedikit keuntungan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. 

Selain itu, peternak juga menahan ternaknya untuk dijual hingga Idul Adha, sehingga turut berkontribusi pada kenaikan harga. Di sisi lain, Didi memaparkan harga cabai-cabaian mengalami penurunan. Cabai merah besar turun dari Rp100 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram. 

Cabai keriting turun dari Rp90 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram."Untuk daging, kami harapkan ada intervensi dari Bulog berupa daging kerbau beku," harapnya. "Saat ini, sekitar 400 kilogram daging beku tersedia di Gudang Batulicin dengan harga Rp80 ribu per kilogram," pungkas Didi. (*)

 

 
 
 
Editor : Indra Zakaria
#tanah bumbu