Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pergantian Komandan Korem 101/Antasari

aqsha-Aqsha Radar Banjarmasin • 2019-01-17 12:55:14

Komandan Korem 101/Antasari kini dijabat Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed. Sebelumnya, dia bertugas sebagai asisten di Kodam II Sriwijaya. Syech diperkenalkan di Mahligai Pancasila, Jalan Suprapto, Rabu (16/1) malam.

Syech menggantikan Brigjen TNI Syaiful Rahman yang berpindah tugas ke Nusa Tenggara Timur.

"Kebetulan, saya dengan Rahman masih satu angkatan. Rahman orang Jawa, saya orang Riau. Saya asli Melayu," ujarnya.

Baru tiba di Kalimantan Selatan, Syech mengaku kaget. Disambut oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Diboyong langsung ke Alam Roh di Kabupaten Banjar.

"Saya dikenalkan dengan yang namanya terapi lumpur. Mandi lumpur bareng di sawah. Kata istri, setelah itu kulit saya jadi terasa halus," imbuhnya tergelak.

Guyon itu sontak disambut derai tawa para tamu. Karena pada waktu bersamaan, layar besar di aula mahligai memutar foto dan video Syech yang kegirangan bercebur di sawah.

Seumur hidupnya menjadi tentara, Syech mengaku belum pernah menerima penyambutan tugas seunik itu. Dia yakin, kisah ini bakal sulit dilupakan hingga pengujung masa tugasnya.

"Saya langsung terkesan dengan sosok Paman Birin," tukasnya.

Sementara itu, Rahman resmi berpindah tugas. Menjabat Komandan Korem 161/Wira Sakti, Kupang. Masa pengabdian Rahman di Banua terbilang singkat. Tak sampai tiga bulan.

Pidato perpisahan Rahman terdengar bersahaja.

"Mungkin saya kurang mengabdi. Kurang bagus. Sampai-sampai dipindah tugas lagi hanya dalam waktu 2,5 bulan. Semoga di Kupang nanti saya bisa menjadi lebih baik," ujarnya takzim.

Namun, Rahman mengaku berutang banyak kepada masyarakat Kalsel. Terutama kepada para ulama yang telah banyak memberikan bimbingan.

"Seperti Guru Danau dari Amuntai dan keluarga besar almarhum Guru Sekumpul dari Martapura," sebutnya.

Sementara itu, Sahbirin berharap, pesan dari penyambutan ala Alam Roh bisa ditangkap oleh Rahman dan Syech.

"Terapi lumpur itu sebenarnya bukan sekadar bermain-main. Ada filosofinya. Bahwa untuk menjadi bersih, Anda harus berani kotor," pesannya.

Malam pisah sambut itu turut disaksikan Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto. (fud/ay/ran)

Editor : aqsha-Aqsha Radar Banjarmasin
#Banua Tokoh