Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sungai Kemuning Bakal Diservis Penuh

aqsha-Aqsha Radar Banjarmasin • Minggu, 20 Januari 2019 - 18:40 WIB

BANJARBARU - Pembangunan siring di sepanjang Sungai Kemuning terus berjalan. Tetapi disayangkan, kebersihan sungai masih perlu dibenahi. Baik dari sampah-sampah hingga tumbuhan-tumbuhan yang membuat estetika sungai terkesan tidak bersih.

Menjadi salah satu fokus pembangunan Kota Idaman. Sungai Kemuning bulan mendatang direncanakan akan di servis penuh. Artinya akan dibersihkan secara kontinu.

"Benar, kita akan rencanakan tenaga pembersih untuk membersihkan khusus di sepanjang Sungai Kemuning," ucap Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru, Subhan.

Soal efektif wacana ini direalisasikan. Subhan menyebut jika bulan Februari jadi targetnya. Untuk tenaga kebersihannya pun dijelaskannya seperti Pasukan Kuning. Yakni dari masyarakat yang direkrut dan diberi honor.

"Februari semoga sudah bisa diterjunkan. Petugas ini sama seperti Pasukan Kuning, bedanya lokasi pekerjaannya, yakni khusus di Sungai. Kemungkinan lima orang diturunkan setiap harinya," infonya.

Menjadikan Sungai Kemuning sebagai sungai yang bersih dan indah merupakan gagasan utama wacana pasukan spesialis ini.

Tetapi satu hal yang sangat penting ucap Subhan adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat yang berdiam di bantaran sungai kemuning.

"Kalau membersihkan jelas. Tapi kita juga berharap dengan adanya pasukan ini, masyarakat yang kerap membuang sampah ke sungai menjadi iba melihat ada petugas yang setiap hari membersihkan sungai. Ini yang kita targetkan juga," tegasnya.

Memang diakui Subhan bahwa selama ini kebiasaan membuang sampah ke Sungai Kemuning masih marak. Apalagi rumah-rumah yang berdiri berdekatan dengan sungai rawan melakukan hal ini.

"Pembangunan kalau tidak dibarengi dengan sinergisitas masyarakat setempat juga akan sulit. Makanya kita berharap wacana ini bisa memberikan perubahan, baik fisik sungai juga tingkah laku masyarakat," bebernya.

Sementara itu, Faisal warga Kemuning yang rumahnya tepat di samping Sungai mengapresiasi langkah Pemko. Namun dia berpesan agar wacana ini bisa berkelanjutan dan tidak terkesan hanya pencitraan.

"Ini saya pikir langkah yang bagus. Tetapi semoga saja bisa berjalan terus. Artinya meskipun sungainya nanti sudah bersih usai dibersihkan jangan di setop, karena harus selalu dikawal dan diawasi. Soalnya masyarakat di sini banyak dan pasti punya pola pikir dan perilaku yang berbeda-beda," harapnya. (rvn/ij/ram)

Editor : aqsha-Aqsha Radar Banjarmasin
#Banua Kebersihan dan Taman