BANJARBARU - Dibangun untuk mengenang sejarah penemuan Intan Trisakti pada 1965 silam, Tugu Intan Trisakti di Pumpung, Cempaka, tampak tak terawat.
Dalam beberapa tahun terakhir, bangunan itu dibiarkan menua dan usang. Tanpa ada upaya pemugaran dari Pemko Banjarbaru.
Kini tugu yang diresmikan pada 1997 oleh Gubernur Kalsel yang kala itu Gusti Hasan Aman tersebut kondisinya cukup memprihatinkan. Warnanya tampak kusam, lantaran catnya banyak terkelupas.
Selain itu, relief yang terukir di dindingnya untuk menceritakan tentang sejarah awal masyarakat Cempaka mendulang intan juga mulai tak terlihat jelas.
Padahal, menurut penuturan Ijar, salah seorang warga sekitar, tugu tersebut masih sering disinggahi wisatawan yang datang ke Cempaka untuk melihat pendulangan intan.
"Setelah ke pendulangan,orang-orang biasanya singgah ke tugu untuk berfoto," katanya.
Dia menyayangkan, tugu tak terlalu diperhatikan pemerintah. Sehingga, kondisinya yang sudah usang, membuat warga setempat malu dengan pengunjung.
"Kami berharap tugu ini dipugar. Supaya bagus lagi seperti dulu," harapnya.
Secara terpisah, Kepala Disporabudpar Banjarbaru Hidayaturrahman mengungkapkan bahwa selama ini mereka hanya bisa melakukan pemeliharaan. Belum ada rencana untuk melaksanakan pemugaran.
"Tahun ini juga hanya ada rencana pemeliharaan," ungkapnya.
Ditanya kenapa tidak ada rencana pemugaran dan pemeliharaan seperti apa yang akan dilakukan, dia enggan menjelaskannya lebih rinci. (ris/al/ris)
Editor : aqsha-Aqsha Radar Banjarmasin