BANJAR - KS, 6 tahun, dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Bocah itu terkena peluru senapan angin saat bermain dengan kakaknya.
Informasi yang diperoleh, Minggu (24/2) sore, KS bersama kakaknya yang berinisial RI (10) bermain di balai-balai tidak jauh dari rumah di Kecamatan Simpang Empat.
Kebetulan ditempat itu ada senapan angin milik warga bernama Samiri yang tertinggal.
Namanya anak-anak, keduanya tidak tahu kalau benda tersebut berbahaya. Tanpa ada rasa takut KS dan RI memainkannya.
Entah bagaimana kejadian persisnya, tiba-tiba senapan tersebut meletus hingga mengenai bagian kepala KS.
Letusan senapan itu terdengar oleh Supri dan Ari, warga setempat. Mereka segera bergegas mencari tahu darimana asal suara.
Begitu mereka tiba, KS sudah tergeletak bersimbah darah. Dengan cepat keduanya langsung membawa KS ke rumah sakit untuk diberi pertolongan medis.
Kapolres Banjar Ajun Komisaris Besar Polisi Takdir Matanete melalui Kapolsek Simpang Empat Iptu Endris Ary Dinindra ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya benar ada kejadian tersebut, tapi bukan kena tembak, melainkan senapan itu meletus tanpa sengaja ketika mereka mainkan,” kata Endris.
Kata Endris, korban saat ini sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
“Dua tetangga korban Supri dan Ari yang menolong korban membawanya ke rumah sakit,” jelasnya.
Kepolisian sudah memintai keterangan kepada para saksi yang diduga mengetahui kejadian pada sore itu. Sementara kakak korban belum bisa diminta keterangannya.
“Anak-anak tidak bisa diperiksa, yang jelas persoalan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya. (gmp/by/ran)
Editor : aqsha-Aqsha Radar Banjarmasin