KANDANGAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Hulu Sungai Selatan (HSS) akan memberikan pemeriksaan swab antigen gratis bagi pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Sekretaris Dinkes HSS, Rina Zulelli mengatakan, pemeriksaan swab antigen gratis bagi CPNS dan PPPK ini khusus bagi warga yang memiliki KTP Kabupaten HSS.
"Pemeriksaan swab antigen gratis ini dilakukan mulai hari ini (kemarin,red) hingga warga selesai mengikuti tes SKD," ujarnya, saat dikonfirmasi.
Pelaksanaan swab antigen gratis bagi CPNS dan PPPK berdomisili di Kabupaten HSS ini dapat dilakukan di 21 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten setempat. Dengan mendaftar di nomor WhatsApp atau SMS Puskesmas masing-masing Kecamatan sampai pukul 10 pagi.
"Setelah mendaftar, baru dilakukan swab antigen mulai dari pukul 15.00 sampai 17.00 Wita," katanya.
Syarat pelamar CPNS dan PPPK warga memiliki KTP Kabupaten HSS saat mendaftar swab antigen gratis yaitu harus membawa KTP, kartu ujian SKD.
Jika dari hasil swab antigen gratis bagi CPNS dan PPPK akan mengikuti SKD positif, langsung dilakukan karantina.
"Bagi yang positif dikarantina di eks bangunan RSUD Brigjen H Hassan Basry Kandangan dan akan mengikuti ujian susulan. Jadwal akan ditentukan kemudian oleh BKN," tutur Rina.
Sementara bagi PPPK guru yang akan melakukan pemeriksaan swab antigen gratis supaya dapat mengikuti SKD lokasinya di pusatkan di dua tempat.
"Pertama di SMAN 2 Kandangan dan SMKN 2 Kandangan," sebut Rina.
Warga yang diberikan pelayanan swab antigen gratis mengaku senang dan gembira dengan layanan ini. Karena tentunya tidak akan mengeluarkan uang lebih untuk mengikuti tes SKD.
"Alhamdulillah, ada pemberian layanan swab antigen gratis. Terima kasih Pemkab HSS," ujarnya.
Sebelumnya Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten HSS mengumumkan nama-nama dan jadwal pelaksanaan tes SKD bagi CPNS dan PPPK non guru yang akan dilaksanakan secara mandiri di Gedung 2 BKPSDM Kabupaten HSS di Jalan Panglima Batur, Kandangan.
Kasubbid Pengadaan Pemberhentian dan informasi Kepegawaian ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten HSS, Zulkifli Mahmud mengatakan tes SKD yang akan diikuti sebanyak 3.233 pelamar CPNS dan 59 pelamar PPPK non guru di Gedung 2 BKPSDM Kabupaten HSS di Jalan Panglima Batur, Kandangan dilaksanakan dari 15 sampai 24 September mendatang.
“Tes SKD bagi CPNS dimulai dari 15 sampai 23 September dan 24 September bagi PPPK non guru,” ujarnya.
Dalam sehari tes SKD dibagi empat sesi dan disiapkan 110 unit laptop. Setiap sesi waktunya 90 menit untuk menjawab soal. Ada empat ruangan disiapkan untuk pelaksanaan SKD nanti. Tiga ruangan untuk tes bersuhu tubuh normal dan satu ruangan khusus bagi suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat celcius.
“Setiap sesi ada 100 orang yang mengikuti tes SKD nanti dibagi tiga ruangan,” sebut Mahmud.
Selain mengikuti tes SKD di Gedung 2 BKPSDM Kabupaten HSS di Jalan Panglima Batur, Kandangan dilaksanakan dari 15 sampai 24 September mendatang, juga ada pelamar CPNS yang mengikuti tes di BKN regional mulai hari ini.
“Yang mengikuti tes SKD di regional mulai sebanyak 653,” ucapnya.
Saat mengikuti tes SKD nanti, peserta harus datang wajib 60 menit, sebelum ujian dimulai. Sesuai dengan sesi ujian.
“Tidak ada toleransi keterlambatan,” tegas Mahmud.
Peserta saat mengikuti tes SKD wajib membawa empat kartu mulai dari kartu ujian, KTP, kartu deklarasi sehat dan hasil swab atau antigen menunjukkan negatif, sampai alat tulis.
“Jika tidak melengkapi, peserta tidak diizinkan memasuki ruangan,” ucap Mahmud.
Peserta mengikuti tes SKD di Kabupaten HSS dilarang membawa perhiasan dan wajib berpakaian rapi serta bersih. Khusus peserta pria berpakaian kemeja putih polos lengan panjang dan berkerah, celana panjang formal tanpa ikat pinggang dan sepatu formal warna hitam. Sedangkan peserta perempuan kemeja putih polos lengan panjang dan berkerah, bagi menggunakan kerudung harus polos warna hitam, rok panjang formal warna hitam tanpa ikat pinggang dan sepatu formal warna hitam.
Sedangkan bagi peserta akan mengikuti SKD yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka BKPSDM Kabupaten HSS akan dilaporkan ke BKN, supaya dapat mengikutinya ujian susulan.
“Kalau ada peserta yang positif saat pelaksanaan SKD, kami akan mengirim surat ke BKN, supaya peserta tersebut dapat mengikuti tes susulan,” katanya. (shn/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin