Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Wali Kota Banjarmasin Berharap Pusat Tetapkan Status Endemi

izak-Indra Zakaria • Selasa, 15 Maret 2022 - 18:20 WIB
KECEWA: Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan wakilnya Arifin Noor. Ibnu menyatakan pemko akan menggugat pemindahan ibu kota provinsi ke Banjarbaru. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN
KECEWA: Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan wakilnya Arifin Noor. Ibnu menyatakan pemko akan menggugat pemindahan ibu kota provinsi ke Banjarbaru. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina gembira menyambut peniadaan tes antigen atau PCR untuk penumpang penerbangan. Dia berharap, ini awal dari pemulihan perekonomian.

Dia mengakui, semula mengira wabah covid hanya akan berlangsung selama dua tahun. Tapi Omicron datang dan membuat kondisi kembali seperti awal pandemi. “Alhamdulillah, bisa ditangani. Bahkan saya melihat, di negara lain sudah ada yang mulai lepas masker,” ujarnya (11/3).  

“Kami berharap, pemerintah pusat berani menetapkan Indonesia berada di fase endemi. Meninggalkan fase pandemi,” tambahnya. Artinya, anggap flu biasa. Kalau tertular, cukup beristirahat di rumah dan mengonsumsi vitamin.

“Yang kami tunggu itu keberanian pemerintah. Melihat angka kasus yang turun, saya kira arahnya sudah ke sana (endemi). Sudah fase pemulihan,” lanjutnya. Lantas, apakah ada kemungkinan protokol seperti menjaga jarak atau berkerumun bakal dicabut?

Ibnu menjawab secara diplomatis. “Kalau herd immunity lewat vaksinasi di atas 80 persen sudah tercapai, sebetulnya masker sudah bisa dilepas,” jawabnya.

Disebutkannya, secara umum vaksinasi di Banjarmasin sudah mencapai 80 persen. Tapi khusus untuk kelompok rentan seperti lansia, tak beranjak jauh dari 53 persen. Pada akhirnya, ia menyambut hangat pencabutan tes antigen dan PCR dari syarat penerbangan. (war/at/fud)

 

 
 
Editor : izak-Indra Zakaria