KEREN ..! Simpang Empat Banjarbaru Bakal Dibangun Flyover
izak-Indra Zakaria• 2022-10-24 11:54:17
DIBANGUN SIMPANG SUSUN: Dinas PUPR Kota Banjarbaru berencana mengusulkan pembangunan Simpang Susun di bundaran Simpang Empat untuk mengurai kemacetan. FOTO:MUHAMMAD RIFANI/RADAR BANJARMASIN
Pemko Banjarbaru kembali berencana menambah bidang konstruksi di kawasan Banjarbaru. Kali ini lokasinya di bundaran Simpang Empat Banjarbaru.
Tak main-main, Pemko kepengin membangun simpang susun di bagian bundaran ikonik ini. Contohnya seperti kawasan bundaran Semanggi yang terkenal.
Keinginan ini tak ditampik oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru. Pertimbangannya diambil dari kondisi lalu lintas di bundaran yang dianggap kerap membludak.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru, M Adi Maulana menyebut bahwa wacana ini memang masuk salah usulan. Tujuannya untuk mengurai kemacetan.
“Jadi kita itu ada beberapa usulan ke Bappeda untuk pembangunan ke depan. Nah salah satunya ini. Disebut flyover bisa juga, tapi untuk di bundaran istilahnya simpang susun,” ujar Adi.
Memang keinginan Pemko ini sendiri menyeruak ketika mereka dikunjungi oleh Komisi V DPR RI dan Kementerian PUPR beberapa waktu lalu.
Namun ia menegaskan bahwa ini masih sebatas usulan. Sehingga sebelum nantinya benar-benar direalisasikan, pihaknya memang harus melakukan kajian detail terkait.
“Harus dibarengi kajiannya, khususnya terkait analisis daya tampung jalan. Jadi memang tahun depan kita ada menganggarkan untuk daya tampung jalan ini, terutama di jalan utama atau arteri,” katanya.
Lalu soal kajian simpang susun di Bundaran Simpang Empat, Adi mengatakan juga muncul beberapa skema. Apakah itu mengarah pada pelebaran jalan atau membuat jalan baru seperti simpang susun tadi.
“Pada dasarnya, pihak Balai Jalan ataupun Kementerian (PUPR) sangat terbuka menerima usulan ini. Tapi kita perlu ada dara pendukung untuk menguatkan usulan tadi,” katanya.
Sejauh ini, pihaknya katanya akan bekerja sama dengan pihak akademisi. Dalam hal ini melibatkan Fakultas Teknik ULM untuk melakukan kajian terkait keperluan simpang susun.
“Kalau kajian sudah final, maka masuk tahapan mengusulkannya ke pusat melalui Balai Jalan atau Kementerian PUPR,” tutupnya. (rvn/ij/bin)