“Iya benar ada, cuman tidak terlalu besar. Salah satunya nanti ada perosotan. Ini agar anak-anak bisa bermain di area kolam renang,” pungkasnya. (rvn/yn/bin)
Kolam renang Idaman yang ada di Kota Banjarbaru mulai ramai dikunjungi. Sebab, selama masa pandemi, kolam renang ini memang sempat ditutup untuk publik. Sekarang, kolam renang tampak banyak disambangi orang. Kebanyakan masih didominasi kalangan keluarga dan anak-anak. Biasanya, pagi dan sore yang cukup ramai.
Rupanya, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru telah menerapkan kebijakan terkait batasan pengunjung kolam renang.
Yang mana, pengunjung kolam renang akan dibedakan secara jenis kelamin. Khusus di hari Rabu, pengunjung hanya diperuntukkan untuk perempuan. Sementara sisanya masih seperti biasanya.
“Jadi untuk setiap Rabu hanya pengunjung perempuan yang boleh ke area kolam renang. Untuk yang laki-laki diharapkan bisa memakluminya,” kata Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru, A Yani Makkie.
Kebijakan ini kata Yani diambil untuk mengedepankan aspek agamis dalam area fasilitas publik di wilayah Kota Banjarbaru.
“Bahkan sampai petugas atau pegawainya juga kita sesuaikan untuk hari Rabu. Hanya petugas perempuan yang berada di area dalam kolam ketika hari itu,” jelasnya.
Sejauh ini, tanggapan pengunjung kata Yani sangat bagus. Karena selama ini ada masukan dari pengunjung soal pembedaan jenis kelamin di area kolam renang.
“Untuk sementara kebijakannya di hari Rabu dulu, kita akan lihat ke depannya bagaimana. Kita berharap kebijakan ini dapat mengakomodir hak-hak dan keinginan pengunjung kolam renang,” katanya.
Di lain itu, tahun 2023 ini kata Yani juga akan ada penambahan fasilitas anyar di kolam renang Idaman. Fasilitas ini yakni adanya wahana bermain di air atau akrab disebut waterboom.
“Iya benar ada, cuman tidak terlalu besar. Salah satunya nanti ada perosotan. Ini agar anak-anak bisa bermain di area kolam renang,” pungkasnya. (rvn/yn/bin)