Beragam jenis konsumsi disediakan untuk menyambut pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul ke-19. Di Dapur Umum Ar Raudhah 3 Pintu Air, Gusti Andriansyah mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 10.000 piring makanan untuk tamu yang datang di hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.
"Kami menyiapkan masakan Banjar, masak aruh, nasi sop, masak karih, sama nasi samin. Setiap hari kami siapkan 10.000 porsi mulai Jumat ini sampai puncaknya Minggu," ucap Andriansyah, Jumat (12/1).Jemaah sudah mulai berdatangan, dan memadati penginapan yang disediakan. "Kalau di zona 3 ini ada jemaah yang datang dari Samarinda, Amuntai, Ampah, Balikpapan. Puncaknya Minggu, makin banyak jemaah yang datang," yakinnya.
Koordinator Dapur umum Madrasah 2, Haji Baihaqi mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan dapur umum sejak 3 bulan lalu. Dimulai dari persiapan peralatan masak. "Kami menyediakan nasi samin sebanyak 125 blek, dan nasi putih 50 blek, atau totalnya sekitar 25.000 bungkus. Itu nanti kami distribusikan puncaknya di hari Minggu," jelasnya.
Koordinator Dapur Umum Tunggul Irang Ulu, Yonie (34) mengatakan hampir 100 jemaah datang ke penginapan dan dapur umum Tunggul Irang Ulu. "Jemaah yang sudah datang ada dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Kalau yang sedang diperjalanan ada dari Jakarta, Semarang bahkan informasinya ada dari Malaysia," sebutnya
Untuk makanan, Yonie mengungkapkan menyiapkan sebanyak 1.500 porsi perhari dengan menu makanan yang berbeda-beda. Mulai dari masakan Banjar, hingga menu daging-dagingan. "Apa yang tersedia baik telur, ikan, daging kami siapkan. Masakan daging juga kami siapkan," sebutnya.
Fasilitas yang disediakan di penginapan Tunggul Irang Ulu ada 12 ruangan dengan kapasitas 500 orang, dan 1 ruangan musala dan WC umum.
Berdasar pantauan Radar Banjarmasin di lapangan, masyarakat berbondong-bondong menyiapkan kedatangan jemaah Haul Abah Guru Sekumpul ke-19. Mulai dari pendirian tenda-tenda, pembersihan area drainase, hingga jalur pipa untuk air wudu jemaah juga sudah terpasang di area Sekumpul dan sekitarnya.
Posko Mulai Aktif di Batola
Warga sudah mendirikan posko dan warung gratis di kawasan Sungai Habaya, Desa Sinar Baru, di Jalan H M Yunus, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Batola, sejak Kamis (11/1) tadi. Semenjak jalan penghubung dari Margasari, Kabupaten Tapin, tersambung ke Kabupaten Batola, jalur ini banyak dilintasi pengendara yang datang dari Hulu Sungai, maupun dari Kaltim, dan sekitarnya. "Sejak kami buka posko dan warung ini, banyak jemaah yang datang dari Kaltim, seperti Samarinda dan Bontang," ungkap Koordinator Posko Rest Area Sungai Habaya, M Arsyad, (12/1).
Selama dua belakangan, warganya hanya bisa menyediakan makanan ringan, seperti kue basah dan gorengan. Sementara untuk minuman ada kopi, teh, air es sirup. Bahkan, masyarakat ada yang menyediakan pentol, dan mi rebus. "Insya Allah, besok (hari ini, Red) akan disediakan makanan berat. Menunya makan khas kita Banjar, ada gangan keladi, umbut dan sejenisnya. Semua bahan ada yang mengantar ke panitia," bebernya.
Dananya didapatkan dari swadaya masyarakat sekitar, serta sumbangan dari para dermawan yang langsung menyerahkan. Ada uang, bahkan barang. "Tidak mengira juga saya seantusias ini, banyak respons baik bagi para dermawan untuk memberikan bantuan dana, dan bahan," ucapnya.
Tak hanya posko dan warung gratis, relawan juga akan menyediakan jasa bengkel berjalan gratis panggilan sekitar Kabupaten Batola. Nanti akan ada tim relawan khusus yang melibatkan warga desa dan kecamatan sebelah. "Jadi nanti sistem zona, itu sudah kami koordinasi dengan sejumlah posko di wilayah Batola," ujarnya.
Baca Juga: Pemkab HSS Dirikan Enam Posko untuk Jemaah Haul Guru Sekumpul, juga Sediakan Delapan Unit Bus untuk Angkut Jemaah
Maulda Abdan (31) jemaah asal Samarinda memilih mampir. Dari kejauhan, kata Abdi, relawan mengarahkan setiap mobil-mobil untuk mampir. "Luar biasa pelayanan dan jamuannya, kami bisa beristirahat setelah melalui perjalanan panjang," ujarnya.
Ia bersama keluarga rombongan mencarter sebuah mobil angkutan umum jenis Colt. Berangkat sejak Kamis (12/1) subuh, namun dalam perjalanan mereka singgah, termasuk mampir di posko dan warung yang disediakan oleh warga di sepanjang jalan menuju kegiatan. "Dari perbatasan Kaltim dan Kalsel, sudah banyak yang membuka posko dan warung gratis. Kalau di sini kami yang ke-10 mampir. Setelah ini langsung ke Tanjung Rema, menginap di sana," ucapnya.
1.000 Makanan Perhari di Balangan
Pemkab Balangan melalui Dinas Sosial juga menyiapkan tenda dan dapur umum untuk keperluan jamaah haul Guru Sekumpul yang melintas di Balangan. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Balangan, Ribowo mengatakan pihaknya menyiapkan 1.000 porsi makanan yang dibagikan gratis. "Ada sekitar 20 orang Tagana yang berjaga bergantian memasak. Target kami setiap hari akan ada 1.000 porsi yang bakal dibagikan. Menunya disesuaikan dengan jenis makanan yang biasa dimakan pada pagi, siang, dan malam hari," ujarnya.
Selain makanan, Dinsos juga akan menyiapkan kudapan ringan, dan minuman yang tersedia selama 24 jam. "Berkaca dari pengalaman tahun sebelumnya, biasanya paling ramai pada pagi hari saat Salat Subuh sekaligus sarapan. Sehingga pada saat subuh makanan sudah tersedia," tambahnya.
Selain itu, juga akan disediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan. Diperkirakan jumlah jamaah puncaknya pada hari Sabtu dan Minggu, serta arus balik pada hari Senin.
Pemkab Balangan juga menyediakan tempat istirahat. Rest area tersebut sudah mulai dibuka kemarin (12/1), hingga 16 Januari mendatang. "Seluruh pihak yang terlibat dalam pengadaan rest area ini diharapkan dapat menjalankan masing-masing tugasnya," ujar Sekda Balangan, Sutikno.
Kasatlantas Polres Balangan, Iptu Simon Jumadi mengatakan anggotanya akan melakukan penjagaan di beberapa titik rest area. "Selain berjaga, juga melakukan patroli secara berkala untuk memastikan lalu lintas lancar, dibantu dengan pihak terkait lainnya," ungkapnya.
Iptu Simon menambahkan untuk rest area di Masjid Al Akbar berdekatan dengan simpang empat. Ini menjadi jalan alternatif bagi kendaraan bermuatan. Jadi, pengguna jalan diharapkan lebih berhati-hati. "Penerangan di sekitar rest area juga akan ditambah untuk memudahkan para jamaah yang singgah," pungkasnya. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria