Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Antisipasi Bertambahnya Jumlah Penduduk dari Warga Pendatang, Wali Kota Instruksikan Ini

Wahyu Ramadhan • Kamis, 25 April 2024 - 20:15 WIB
PINTU GERBANG: Potret salah satu pintu masuk ke Kota Banjarmasin.(Foto:Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin)
PINTU GERBANG: Potret salah satu pintu masuk ke Kota Banjarmasin.(Foto:Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin)

 

 Jumlah penduduk Kota Banjarmasin diprediksi bertambah setiap tahunnya, terlebih pasca Lebaran. Kondisi ini umumnya dipicu oleh warga pendatang yang memanfaatkan arus balik mudik Lebaran. Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina pun tak menampik kondisi tersebut.

Ia meminta Dinas dan pihak terkait, seperti para Camat, Lurah, Ketua RT, dan RW untuk mendeteksi keberadaan warga pendatang. "Kalau ada warga baru, harus dideteksi dan segera dilaporkan," ucapnya, Rabu (24/4/2024).

"Seperti misalnya, bila dahulu di sebuah rumah hanya ada dua orang, sekarang jadi 10 orang, itu Ketua RT pasti tahu," tekannya. Ibnu mengatakan ia tidak bisa melarang warga pendatang ke Banjarmasin, asalkan harus terdata.

Ini berkaitan dengan kesejahteraan warga pendatang, Ibnu khawatir para pendatang justru malah hidup menggelendang atau jadi pengemis.  Terpisah, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Ikhsan Budiman menekankan agar instansi di tingkat kewilayahan seperti Camat, Lurah, Ketua RT, dan RW untuk turun ke lapangan.

"Jangan hanya duduk menunggu laporan, turun bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mendata," tekannya. 

Disinggung apa yang menjadi penyebab Banjarmasin kerap menjadi tempat para pendatang, Ikhsan mengatakan umumnya menyangkut ketersediaan lapangan kerja. "Fenomena pertambahan jumlah penduduk pasca Lebaran ini kerap terjadi di kota-kota besar, termasuk Banjarmasin," tekannya.

"Makanya harus segera disikapi, apalagi Provinsi Kalsel ini beririsan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN)," tandasnya.(*)

 
 
 
Editor : Indra Zakaria
#banjarmasin