Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Wajah Baru Anggota DPRD Banjarbaru, Ada Anak Anggota Dewan hingga Mantan Sopir Gubernur

Sheilla Farazela • Jumat, 10 Mei 2024 - 19:40 WIB
Muhammad Syahrial (Golkar), Putra Qomalluddin (PDIP), dan Intan Widia Mentari (Demokrat)
Muhammad Syahrial (Golkar), Putra Qomalluddin (PDIP), dan Intan Widia Mentari (Demokrat)

Sebanyak 30 anggota DPRD Banjarbaru terpilih pada Pileg 2024 telah ditetapkan KPU, dari jumlah itu 13 diantaranya merupakan wajah baru. Siapa saja mereka?

    ****
Radar Banjarmasin mencoba mendatangi 13 anggota DPRD Banjarbaru pendatang baru yang terpilih, untuk mengenal mereka lebih jauh.

Yang pertama, Intan Widia Mentari. Perempuan berusia 27 tahun ini berhasil memikat hati masyarakat Kota Idaman di Dapil 1, meliputi Banjarbaru Utara dan Banjarbaru Selatan untuk mencoblos dirinya dalam Pileg pada 14 Februari 2024 tadi. 

Politisi muda dari Partai Demokrat ini berhasil meraup 1.316 suara. Hasil ini tentu membuatnya sangat bersyukur, apalagi keputusannya terjun ke dunia politik dikarenakan dorongan dari sang ayah.

"Saya ingin melanjutkan contoh-contoh kebaikan yang pernah orang tua saya lakukan selama menjabat," ucapnya.

Ayah Intan adalah anggota DPRD Banjarbaru dua periode yang sekarang duduk di Komisi II yakni Sumedi. Selama 10 tahun terakhir, kata Intan, ayahnya sering kali mengajaknya dalam berbagai kegiatan sosial. 

Alhasil, melalui kegiatan-kegiatan yang diikutinya itulah muncul benih-benih semangat dalam hatinya untuk dapat mengikuti jejak sang ayah sebagai legislator Kota Idaman.

“Yang jelas berkontribusi bagi masyarakat. Sebagaimana orang tua saya lakukan melalui jalur legislatif," tuturnya.

Perempuan lulusan Asia Pacific University ini yakin, masuknya ia dalam ranah legislatif membuktikan, anak muda juga bisa berkontribusi dalam membangun kota.

Kemudian, ada pula legislator muda yang nama dan sosoknya sudah tak asing di Banjarbaru. Ia adalah Putra Qomalluddin Attar Nurrali, akrab disapa Qomal.

Pria kelahiran Banjarmasin 38 tahun silam ini, telah banyak berproses dan mengabdi di Banjarbaru. Dari sekian banyak pengusaha muda yang ada. Qomal sering kali menggelar pelatihan bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Banjarbaru.

Qomal juga sudah menciptakan lapangan pekerjaan bagi ratusan anak muda di Banjarbaru. “Alhamdulillah diberi amanah menjalankan usaha percetakan, fotografi, creative media bahkan sektor kuliner juga ada,” ucapnya.

Ia kemudian melanjutkan langkahnya di dunia politik. Bersama PDI Perjuangan, Qomal mencalonkan diri menjadi wakil rakyat di daerah pilihan (Dapil) 1 Banjarbaru dan berhasil meraup 1.713 suara. 

Selanjutnya ada Muhammad Syahrial. Politisi dari partai Golkar ini berhasil meraup 5.426 suara di Dapil 2 Cempaka. Sebelumnya, ia merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalsel.

Laki-laki kelahiran 1982 itu keseharian sebelumnya sebagai sopir atau driver para pejabat, tak terkecuali Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang juga merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kalsel.

Interaksinya dengan Paman Birin, sapaan akrab Sahbirin Noor, mendorongnya untuk keluar dari zona nyamannya sebagai ASN dan ikut serta terjun dalam dunia politik. "Alhamdulillah saya bersyukur, ini merupakan pencapaian yang luar biasa," kata Syahrial setelah terpilih jadi wakil rakyat di Banjarbaru.(Bersambung)

Editor : Indra Zakaria