Apalagi setelah ditelusuri habaib Tapin, pembangunan pesantrennya tidak ada. “Jadi kita resah. Apalagi ada laporan yang mengatasnamakan pimpinan daerah meminta sumbangan tersebut,” akunya.
Karena itu, ditangkapnya oknum tersebut membuat pihaknya berterima kasih kepada Polres Tapin. “Kita apresiasi Polres Tapin karena sudah meringkus oknum tersebut,” tuturnya.
Menurutnya, Forum Habaib Tapin selalu berkordinasi dengan lembaga Rabhitah Alawiyah Martapura-Banjarbau kalau ada oknum habaib yang merugikan orang lain maupun ada unsur pidana.
“Jadi kalau itu terjadi, kami serahkan ke pihak yang berwajib untuk prosesnya,” tuturnya. Dari kasus ini, ia menuturkan harus jadi pembelajaran semua pihak.
“Kami imbau kepada masyarakat, kalau ada oknum habaib yang berperilaku tidak baik silakan laporkan ke lembaga resmi seperti Rabhitah Alawiyah atau Forum Habaib Tapin. Kalau memang ada unsur pidana, biar diproses hukum,” tegasnya.(*)