Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pemkab Kobar: Ketahanan Pangan Harus Terjaga

sastro-Sastro Radar Sampit • Selasa, 2 Juni 2020 - 18:54 WIB
PANGAN: Bupati Kobar Hj Nurhidayah mendampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengecek aula kantor bupati yang dijadikan gudang sembako bantuan sosial sementara  baru ini.(  RINDUWAN/RADAR PANGKALAN BUN)
PANGAN: Bupati Kobar Hj Nurhidayah mendampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengecek aula kantor bupati yang dijadikan gudang sembako bantuan sosial sementara baru ini.( RINDUWAN/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus berupaya ketahanan pangan tetap terjaga di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, ketahanan pangan harus dijaga supaya masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan bahan pangan. 

"Kami sudah melakukan rapat dengan kepala dinas dan  camat untuk menekankan agar seluruh petani di wilayah masing-masing untuk aktif bercocok tanam," kata Hj Nurhidayah, Jumat (29/5).

Menurutnya, mewujudkan ketahanan pangan bukan perkara mudah. Di tengah pandemi seperti ini petani juga   kesulitan  benih, pupuk, hingga biaya perawatan.

"Bantuan seperti bibit dan pupuk itu tetap ada. Namun tidak sebanyak yang dibutuhkan masyarakat. Kami berharap para petani agar terus melakukan cocok tanam padi, jagung, dan lainnya," sebutnya. 

Ketahanan pangan bakal terjaga dengan baik setelah pandemi Covid 19 berlalu. Termasuk pemerintah bakal membuka lahan sawah untuk menanam padi. 

"Pemerintah pusat bakal membuka sawah di Kalteng. Nanti  ada beberapa kabupaten, termasuk Kobar, yang akan membuka sawah. Nantinya bisa ditanam padi untuk mencukupi kebutuhan pangan," ujarnya. 

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menanami pekarangan rumah sayur. Seperti sawi, kangkung, bayam, tomat, dan cabai. Semuanya itu bisa untuk mencukupi kebutuhan dapur masing-masing. 

"Bahkan kalau perlu sekarang ini memadukan ternak ikan dengan sayuran menggunakan media ember sehingga tidak perlu membutuhkan tempat yang terlalu besar. Semuanya itu bisa mencukupi kebutuhan sendiri. Kalau butuh yang banyak, baru ke pasar," bebernya. (rin/yit) 

 

Editor : sastro-Sastro Radar Sampit
#pemkab kobar #virus corona #pertanian