Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Polres Kotim Tegaskan Penembakan di Telawang Adalah Tindakan Tegas Terukur Akibat Perlawanan

Redaksi Prokal • 2025-12-25 09:38:30
DITEMBAK: Warga Desa Kenyala, pelaku pencurian kelapa sawit milik perusahaan ditembak aparat kepolisian, Senin (22/12/2025) (warga/radar sampit)
DITEMBAK: Warga Desa Kenyala, pelaku pencurian kelapa sawit milik perusahaan ditembak aparat kepolisian, Senin (22/12/2025) (warga/radar sampit)

SAMPIT – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) memberikan klarifikasi resmi terkait insiden penembakan yang melukai empat warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang. Polisi menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap terduga pelaku pencurian kelapa sawit yang tertangkap tangan.

Insiden yang terjadi pada Senin sore (22/12/2025) tersebut ditegaskan telah sesuai dengan prosedur operasional kepolisian di lapangan.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasatreskrim Polres Kotim AKP Sugiharso menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat petugas memergoki para pelaku tengah beraksi di area perkebunan sawit milik perusahaan.

Saat hendak diamankan, situasi menjadi tidak kondusif karena adanya upaya perlawanan dari pihak terduga pelaku terhadap petugas yang bertugas. Petugas mengklaim telah melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk meminta pelaku menyerah. Karena peringatan tidak diindahkan dan perlawanan terus berlanjut, aparat akhirnya mengambil tindakan tegas guna melumpuhkan para pelaku.

Pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan menetapkan keempat warga tersebut sebagai tersangka tindak pidana pencurian. “Para tersangka dikenakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian. Saat ini proses penyidikan masih berjalan,” tegas AKP Sugiharso, Selasa (23/12/2025).

Mengenai kondisi kesehatan korban, tiga orang mendapatkan perawatan medis dan diizinkan pulang. Satu orang masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Murjani Sampit. Pihak dokter sebelumnya melaporkan tidak ditemukan proyektil peluru yang bersarang di tubuh pasien (luka tembus).

Merespons keresahan masyarakat, Camat Telawang, Dedy Jauhari, memastikan bahwa keamanan di wilayahnya saat ini sudah kembali stabil. Pihak kecamatan terus melakukan komunikasi intensif antara Pemerintah Desa Kenyala dan Kepolisian agar tidak terjadi gesekan susulan.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak kepolisian agar situasi tetap aman dan kejadian serupa tidak terulang," pungkas Dedy. Saat ini, Polres Kotim masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkara pencurian tersebut, sembari memastikan seluruh prosedur penindakan di lapangan tetap dipertanggungjawabkan secara hukum.(*)

Editor : Indra Zakaria