Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

PT Pegadaian Pecahkan Rekor Pembukaan Tabungan Emas Dalam Sehari

Wawan-Wawan Lastiawan • 2019-04-06 20:09:16
PEDULI KEBERSIHAN PANTAI: (dari kiri) Wahyu Cahyono, Edy Purwanto, Rizal Effendi (empat kiri) Suryanto (lima kiri) beserta jajaran dan masyarakat dalam kegiatan Menuju Indonesia Bersih di Pantai Segara Sari, Manggar.
PEDULI KEBERSIHAN PANTAI: (dari kiri) Wahyu Cahyono, Edy Purwanto, Rizal Effendi (empat kiri) Suryanto (lima kiri) beserta jajaran dan masyarakat dalam kegiatan Menuju Indonesia Bersih di Pantai Segara Sari, Manggar.

BALIKPAPAN- Dengan melibatkan 6.000 orang se – Indonesia, PT Pegadaian (Persero) menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan dengan program Menuju Indonesia Bersih.

Kegiatan yang bertemakan Gold for Work diadakan secara serentak di 12 Provinsi. Yakni Medan, Pekanbaru, Palembang, Jakarta 1 Kemayoran, Jakarta 2 Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Manado, Makassar, dan Denpasar.

Masing-masing daerah, menargetkan 500 orang untuk terlibat dalam memilah sampah menjadi emas.

Kegiatan tersebut masih dalam serangkaian perayaan HUT Pegadaian dan HUT Kementerian BUMN dengan target memecahkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) yang dihitung berdasarkan pembukaan tabungan emas dari hasil Gold for Work di 12 Kota dalam sehari.

Ternyata, PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan yang mengelar kegiatan di Pantai Segarasari, Manggar melebihi target. 700 peserta dari komunitas hingga anak sekolah yang mengikutinya mendapatkan imbalan berupa tabungan emas.

Ke depannya, masyarakat dapat menambah saldo tabungan emas di outlet-outlet Pegadaian, melalui ATM atau menggunakan aplikasi Pegadaian Digital.

Pemimpin Kantor Wilayah (Kanwil) IV PT Pegadaian (Persero) Balikpapan Edy Purwanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program sosial perusahaan berupa program padat karya pemerintah yang berkolaborasi dengan Pegadaian.

Dengan cara mereka membersihkan sampah-sampah yang berserakan di perairan dan pesisir pantai secara langsung sudah mengajarkan mereka peduli akan lingkungan.

“Sampah-sampah tersebut dikumpulkan kemudian ditimbang. Hasilnya bisa berefek terhadap ekonomi masyarakat di Indonesia. Di mana sampah – sampah yang dipilah dapat dimanfaatkan menjadi emas,” kata Edy, Sabtu (6/4) kemarin.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menambahkan, kegiatan ini masih dalam suasana Earth Hour.

Earth Hour sendiri merupakan bagian dari momentum global untuk membantu melawan perubahan iklim.

Salah satunya dengan cara turut berkontribusi untuk memperbaiki kerusakan lingkungan melalui hal-hal kecil seperti memulai gaya hidup ramah lingkungan dengan memilah sampah-sampah dari bahan plastik sekali pakai. Dengan begitu sudah memberikan waktu ruang untuk bumi bernafas.

“Mulai sekarang kita berhenti memerangi sampah. Karena melalui sampah kita dapat menghasilkan pundi-pundi emas,” ujarnya.

Diketahui, sebelum memungut sampah-sampah yang berada di area pesisir Pantai Manggar dengan menggunakan tumbler, kegiatan Gold for Work dimulai dengan senam zumba.

Turut hadir pula Kadis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Suryanto, Danlanal Balikpapan Wahyu Cahyono ST MM, jajaran OPD, FKPD, instansi vertical, perusahaan serta perhotelan.

Selain itu, kegiatan Gold for Work dipusatkan di Kota Sumenep, Madura. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto.

Dengan melibatkan Ikatan Istri Pejabat Badan Usaha Milik Negara (IIP BUMN) dan Ikatan Istri Karyawan Pegadaian (IIKP), Kuswiyoto menyerahkan bantuan kepada warga Sumenep berupa bangunan bank sampah, mesin press, mesin pencacah plastik, sepeda motor bak sampah, dan berbagai peralatan lainnya senilai Rp 336,8 juta. (ami/adv/pro25/one) 

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#Advertorial