BALIKPAPAN-Dalam upaya membumikan Pancasila ke seluruh lapisan masyarakat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan telah membentuk Jejaring Panca Marga (JPM) di Scako Coffee. Sabtu (4/11).
Kepala Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi, menjelaskan bahwa pembentukan JPM adalah langkah penting dalam memperkenalkan inisiatif tersebut kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, jejaring Panca Marga (JPM) adalah sebuah inisiatif yang melibatkan berbagai unsur, termasuk pemerintah, pengusaha, dan media. Tujuan utama dari JPM adalah untuk memungkinkan kolaborasi dalam membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam masyarakat maupun sebagai bangsa.
"Dengan terbentuknya JPM ini, di mana komposisi di dalamnya ada berbagai unsur baik pemerintah, pengusaha, dan media, kita berharap bahwa kinerja dari keanggotaan JPM bisa berkolaborasi dengan upaya-upaya membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita, baik dalam bermasyarakat maupun berbangsa,” katanya.
Selain itu, Jejaring Panca Marga (JPM) juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mensosialisasikan dan meningkatkan wawasan kebangsaan serta nilai persatuan di tengah masyarakat. Forum JPM ini diharapkan akan menjadi sarana penting dalam mencapai tujuan ini.
Inisiatif pembentukan Jejaring Panca Marga (JPM) ini mencerminkan komitmen Badan Kesbangpol Kota Balikpapan dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. “Dengan kolaborasi berbagai unsur dalam masyarakat, diharapkan upaya membumikan Pancasila akan semakin berhasil dan tersebar luas di Kota Balikpapan,” tuturnya.
Ketua JPM Kota Balikpapan I Ketut Rasna mengatakan, pihaknya diberikan amanah untuk membantu Pemerintah dan masyarakat bagaimana bisa membumikan nilai-nilai pancasila di seluruh lapisan masyarakat Indonesia khususnya di Kota Balikpapan.
“Ini penting dilakukan karena ada kekhawatiran dari kita dengan era sekarang hilangnya pelajaran PMP di sekolah,”katanya.
Rasna menambahkan, beberapa lembaga juga sudah tidak aktif dalam kegiatan pembinaan ideologi pancasila, dikhawatirkan masyarakat akan semakin lupa dengan nilai pancasila.
“Maka perlu ada pembinaan ideologi pancasila secara terus menerus,” akunya.
Diharapkan semua komponen yang ada di JPM membangun semangat gotong royong untuk membumikan pancasila sesuai dengan jalurnya masing masing, dalam rangka membangun semangat dan pola pikir.
“Agar pola pikir wawasan kebangsaan, cara pandang bangsa Indonesia terhadap dirinya sendiri dan terhadap lingkungan itu sendiri dengan posisi yang benar,” ujarnya. (aji/pro/adv)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan