BALIKPAPAN - Jalan poros Samarinda-Balikpapan, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta Km 23, RT 10 Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara tergolong kawasan rawan. Terutama bagi pengendara truk dan minibus, karena sudah beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menimbulkan korban jiwa.
Pada Senin (28/1) sekira pukul 12.00 Wita, lakalantas kembali terjadi. Minibus Isuzu Elf KT 7148 AU milik travel Kangaroo bertabrakan dengan truk Hino DD 8529 XD. Minibus mengalami rusak pada bagian kanan depan.
“Anggota sudah ke lokasi kejadian dan olah TKP (tempat kejadian perkara, Red). Jadi, itu mobil Isuzu Elf-nya keluar jalur ke kanan dari arah Balikpapan ke Samarinda, sehingga menghantam truk dari arah berlawanan,” terang Kasat Lantas Polres Kutai Kartanegara, AKP Ramadhanil saat dihubungi kemarin (28/1).
Kronologi kejadian, berawal saat mobil minibus milik travel Kangaroo melaju dari arah Balikpapan menuju Samarinda. Lantaran jalan di Loa Janan menanjak, kemudian sedikit menikung ke kiri, membuat laju mobil tak dapat dihentikan oleh sang sopir yang bernama Hendrik Dian Anistia (28). Mobil Hendrik melambung keluar jalur ke kanan, dari arah berlawanan datang truk Hino yang dikemudikan oleh Solihin (44).
Brak!!! Tabrakan pun terjadi. Sisi kanan mobil Hendrik menghantam sisi kiri depan truk. Mobil Hendrik lantas mengalami rusak parah di bagian depan dan kaki Hendrik patah, lantaran pada posisinya hantaman itu terjadi.
“Secara bersamaan dari arah Balikpapan menuju Samarinda, truk Hino berjalan dengan kecepatan sedang. Tapi, karena jarak yang dekat, sehingga terjadilah kecelakaan tersebut. Padahal, truk sudah menghindar,” ungkap Ramadhanil.
Ramadhanil mengatakan, tidak ada korban tewas dalam kejadian ini. Hanya saja sang sopir minibus, yakni Hendrik Dian menderita luka-luka pada kaki kiri dan kanan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara itu kerugian yang ditaksir sebesar Rp 50 juta. “Korban dilarikan ke RS IA Moeis Samarinda,” tuturnya.
Akibat seringnya terjadi kecelakaan, Ramadhanil mengimbau masyarakat, khususnya bagi pengendara yang melintas di jalan poros Samarinda-Balikpapan untuk tetap berhati-hati dalam berkendara. Tidak saling mendahului kendaraan lain dan melaju dengan kecepatan sedang.
“Utamakan keselamatan, jaga jarak dan selalu perhatikan kendaraan di depannya. Kalau menikung tidak usah laju dan tepat perhitungan. Tidak saling mendahului dan terus gunakan kelengkapan berkendara serta cek betul kendaraannya,” imbaunya. (yad/yud/k1)
Editor : amir-Amir KP